Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, dalam final Liga Europa antara Atalanta vs Leverkusen pada 22 Mei 2024.

Bagikan

Cilegon – Kekecewaan menyelimuti Xabi Alonso, pelatih Bayer Leverkusen, usai timnya takluk 0-3 dari Atalanta di final Liga Europa 2023-2024. Mimpi mereka mengangkat trofi juara pupus di tangan tim asal Italia tersebut.

“Rasanya sakit, tentu saja. Tapi, kami harus jadikan rasa sakit ini sebagai motivasi,” ujar Alonso, dikutip dari laman resmi Liga Europa.

Meski kecewa, Alonso tetap berusaha mengambil hikmah dari kegagalan ini. “Apa yang kami capai sungguh luar biasa dan kami patut bangga. Kami akan belajar dari pengalaman ini,” ungkap mantan gelandang Bayern Munich itu.

Alonso mengakui timnya tidak tampil maksimal di pertandingan final. “Kami memiliki peluang besar dan kami berusaha keras untuk meraih kemenangan, tapi kenyataannya tidak sesuai harapan,” tuturnya.

“Performa kami hari ini tidak terbaik, termasuk saya sebagai pelatih. Kami semua harus belajar dari kekalahan ini,” imbuhnya.

Alonso juga memberikan kredit kepada Atalanta atas kemenangan mereka. “Hari ini Atalanta tampil lebih baik,” kata mantan pemain Real Madrid dan Liverpool itu.

“Mereka bermain bagus berkat strategi brilian Gian Piero Gasperini. Saya ucapkan selamat kepadanya dan semoga dia sukses di masa depan,” tutup Alonso.

KOMENTAR