Operasi Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Diperpanjang
14 September 2026
Pandeglang - Tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian delapan korban speed boat yang
14 September 2026
Pandeglang - Tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian delapan korban speed boat yang
Pandeglang – Tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian delapan korban speed boat yang mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, selama tiga hari ke depan. Keputusan tersebut diambil setelah penyisiran hari ketujuh pada Senin (14/9/2026) belum menemukan keberadaan para korban.
Kedelapan korban yang masih dalam pencarian terdiri dari tiga awak kapal, yakni Warta (kapten), Surakman (anak buah kapal), dan Heriyanto (pemandu). Selain itu, lima jurnalis turut menjadi korban dalam insiden ini, yaitu M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menegaskan seluruh unsur SAR tetap berkomitmen melanjutkan proses pencarian secara maksimal.
“Kami akan melanjutkan operasi SAR selama tiga hari ke depan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada. Kami berharap upaya ini dapat membuahkan hasil dan delapan korban segera ditemukan,” kata Al Amrad, Senin (14/9/2026).
Tim SAR Gabungan membagi wilayah operasi hari ketujuh menjadi tujuh sektor penyisiran dengan total luas area mencapai 6.649 mil laut persegi (NM²). Sektor laut mencakup area seluas 4.586 NM² menggunakan 20 unit kapal, sedangkan sektor udara mencakup 2.063 NM² menggunakan satu unit helikopter HR 3604.
“Armada laut yang diterjunkan terdiri dari tiga unit KRI, satu unit KAL, satu unit RBB, delapan unit kapal KP Polairud, tiga unit KN SAR (asal Banten, Lampung, dan Jakarta), dua unit RIB, serta dua unit KN KPLP, yakni KN Damaru dan KN Jembio,” katanya.
Terkait penyisiran udara, kata dia, helikopter HR 3604 mengudara selama dua jam mulai pukul 11.58 WIB hingga 13.57 WIB dari Helipad Lapang Carita. Helikopter melakukan pemantauan dari perairan Selat Sunda bagian selatan hingga kawasan perairan Taman Nasional Ujung Kulon.
Penyisiran berlangsung di tengah cuaca berawan dengan hembusan angin tenggara berkecepatan 10–20 knot dan ketinggian gelombang laut berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Meski seluruh unsur telah menyisir sektor masing-masing, petugas belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun fisik kapal.
(zka/red)
Serang – Sopir dan kernet bus Asli Prima menusuk calon penumpangnya di Serang, Banten. Penusukan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Orang tua sering kali menganggap remeh keluhan ringan seperti sakit perut, muntah, atau
Baca Selengkapnya
Cilegon – Kelompok pemuda di Tegal Ratu, Cilegon merilis hasil karya tangan berupa produk kebersihan
Baca Selengkapnya
Bandung – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal September lalu memunculkan gumuk baru
Baca Selengkapnya
Serang – Penemuan mayat Mr. X di pulau Enggano, Bengkulu pada hari kelima pencarian rombongan
Baca Selengkapnya
Lebak – Seorang bocah berusia 7 tahun tercebur sumur saat hendak mengambil tasnya di Lebak,
Baca Selengkapnya
Jakarta – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penurunan tingkat aktivitas
Baca Selengkapnya
Tangerang – Warga di Rajeg, Kabupaten Tangerang mengacungkan golok saat menolak kegiatan ibadah jemaat Gereja
Baca Selengkapnya
Serang – Rusia menyatakan akan memperkuat serangan ke Kyiv sebagai balasan atas gempuran drone Ukraina
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke
Baca Selengkapnya