Dinakhodai Tusabih, Pengurus Baru INSA Banten Dilantik
7 Juni 2023
Cilegon - Pengurus DPC Indonesia National Shipowners Association (INSA) Banten periode 2023-2027 resmi dilantik. Tusabih
7 Juni 2023
Cilegon - Pengurus DPC Indonesia National Shipowners Association (INSA) Banten periode 2023-2027 resmi dilantik. Tusabih
Cilegon – Pengurus DPC Indonesia National Shipowners Association (INSA) Banten periode 2023-2027 resmi dilantik. Tusabih didaulat memimpin INSA Banten.
Tusabih terpilih pada 28 Februari 2023 lalu itu mempunyai sejumlah program strategis untuk keberlangsungan bisnis di bidang perkapalan.
Di bawah kepemimpinannya, INSA akan membangun ekosistem bisnis yang baik melalui koordinasi, komunikasi, dan sinergitas dengan seluruh stakeholder dan asosiasi yang sama-sama bergerak di bidang perkapalan.
“Di periode ini yang pertama, jelas kita akan berusaha menciptakan ketenangan dalam berusaha di Banten untuk anggota INSA. Kita ciptakan usaha di Banten ini kondusif ke semua lini baik itu dengan birokrasi, baik itu dengan organisasi lain kita ciptakan situasi yang kondusif. Kalau kita ciptakan situasi kondusif, dalam berusaha pun kita tenang,” ungkapnya kepada wartawan usai pelantikan, Selasa (7/6/2023).
Menurutnya, membangun ekosistem bisnis yang baik merupakan hal terpenting dalam masa kepemimpinannya saat ini. Banten merupakan wilayah yang memiliki perusahaan TUKS paling banyak di Indonesia.
“Kalau kita bilang gak ada lawan. Per bulan itu bisa sampai 800 bahkan 1.000 mungkin kunjungan kapal di seluruh Banten dari dalam dan luar negeri. Apalagi sekarang ada pembangunan Lotte, ke depan ada Chandra Asri juga, dan perusahaan lain yang sedang ekspansi jadi kita harus support,” katanya.
Selain itu, sebagai bentuk perlindungan terhadap seluruh anggota yang tergabung saat menjalankan bisnis, DPC INSA Banten juga diketahui telah melakukan MoU dengan Law Firm MHB dan Partner.
“Itu untuk memberikan support bahwa DPC Insa serius untuk mensupport anggota dalam berusaha supaya artinya tidak melakukan hal-hal yang negatif dan apabila ada permasalahan kita sudah siapkan untuk bantuan permasalahan tersebut.
Sementara itu, Direktur Eksekutif DPP INSA Estu Prabowo menyepakati atas gagasan yang akan dan telah dilakukan Tusabih dalam menjaga keberlangsungan bisnis.
“Masalah koordinasi, komunikasi, sinergitas itu penting. Karena kalau kita melihat ekosistem pelayaran niaga itu stakeholder-nya sangat banyak, dan masing-masing stakeholder pasti punya kepentingan masing-masing,” ujarnya.
Ia juga meminta kepada Tusabih agar merangkul semua asosiasi yang serupa dalam menjalankan bisnis ini agar tidak terjadi persaingan yang tidak sehat sehingga akan berdampak negatif pada ekonomi di Banten.
“Berbagai macam asosiasi jadikanlah partner, mitra, bukan lawan. Karena kalau sudah menetapkan asosiasi lain sebagai kompetitor yang terjadi adalah ketidaksinkronan yang akhirnya ekonomi di wilayahnya akan terganggu,” katanya.
(qbl/red)
Cilegon – Orang tua sering kali menganggap remeh keluhan ringan seperti sakit perut, muntah, atau
Baca Selengkapnya
Cilegon – Kelompok pemuda di Tegal Ratu, Cilegon merilis hasil karya tangan berupa produk kebersihan
Baca Selengkapnya
Bandung – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal September lalu memunculkan gumuk baru
Baca Selengkapnya
Serang – Penemuan mayat Mr. X di pulau Enggano, Bengkulu pada hari kelima pencarian rombongan
Baca Selengkapnya
Lebak – Seorang bocah berusia 7 tahun tercebur sumur saat hendak mengambil tasnya di Lebak,
Baca Selengkapnya
Jakarta – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penurunan tingkat aktivitas
Baca Selengkapnya
Tangerang – Warga di Rajeg, Kabupaten Tangerang mengacungkan golok saat menolak kegiatan ibadah jemaat Gereja
Baca Selengkapnya
Serang – Rusia menyatakan akan memperkuat serangan ke Kyiv sebagai balasan atas gempuran drone Ukraina
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke
Baca Selengkapnya
Serang– Perusahaan peleburan timbal PT Genesis Regeneration Smelting (PT GRS) didakwa melakukan pencemaran limbah bahan
Baca Selengkapnya