Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP

Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP

28 Juli 2026

Cilegon - Kecenderungan anak pada gawai bisa membuat anak jadi tantrum dan sulit berkomunikasi dengan

Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP

Cilegon – Kecenderungan anak pada gawai bisa membuat anak jadi tantrum dan sulit berkomunikasi dengan orang lain. Kecanduan gawai pada anak disebut makin mengkhawatirkan.

Dokter spesialis anak Eka Hospital Cilegon, dr. Dianing Latifah mengatakan, banyak orang tua mengeluhkan betapa sulitnya memisahkan anak dari gawai. Bahkan, tidak sedikit anak yang langsung menangis, marah, hingga mengalami tantrum saat perangkat tersebut diambil dari genggaman mereka. Kondisi ini kerap menjadi sinyal awal bahwa anak mulai mengalami ketergantungan.

“Kecanduan gawai tidak hanya diukur dari lamanya waktu penggunaan, tetapi juga dari perubahan perilaku yang ditimbulkan. Anak yang kecanduan gawai biasanya kehilangan minat terhadap aktivitas lain, lebih memilih bermain gawai dibanding berinteraksi dengan keluarga atau teman, sulit berkonsentrasi, serta menunjukkan emosi yang berlebihan ketika akses terhadap gawai dibatasi,” kata dr. Dianing Latifah, Senin (27/7/2026).

Ia menambahkan bahwa kurangnya interaksi sosial secara langsung akibat ketergantungan gawai dapat berisiko menghambat perkembangan kemampuan komunikasi dan keterampilan sosial anak di masa depan.

“Selain memengaruhi psikologis dan perilaku, durasi menatap layar (screen time) yang terlalu lama juga berdampak buruk bagi kondisi fisik anak,” katanya.

Menurutnya, beberapa langkah bisa diambil orang tua untuk mengurangi kecanduan anak pada gawai, orang tua tidak mengambil tindakan drastis dengan melarang penggunaan gawai secara total dan mendadak, menurut Dianing.

“Langkah pertama adalah tidak langsung melarang penggunaan gawai secara total. Pembatasan yang terlalu mendadak justru dapat memicu konflik dan membuat anak semakin sulit menerima aturan. Orang tua disarankan untuk mengurangi durasi penggunaan gawai secara bertahap sambil memberikan alternatif aktivitas yang menarik,” ujarnya.

Selain itu, beberapa aktivitas alternatif yang sangat dianjurkan antara lain mengajak anak bermain di luar rumah, berolahraga, membaca buku, menggambar, atau melakukan kegiatan kreatif bersama keluarga. Semakin banyak aktivitas positif yang dilakukan anak di dunia nyata, semakin kecil kebiasaan mereka untuk bergantung pada layar digital.

“Peran orang tua sebagai teladan sangat penting karena anak cenderung meniru kebiasaan orang tuanya. Jika orang tua sering menggunakan ponsel saat berkumpul bersama keluarga, anak akan menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang wajar. Aturan ini sebaiknya diterapkan kepada seluruh anggota keluarga agar anak mendapatkan contoh yang baik dari lingkungan sekitarnya,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa tujuan utama pendampingan ini bukanlah menjauhkan anak sepenuhnya dari kemajuan teknologi, melainkan membimbing mereka agar mampu menggunakan teknologi secara sehat, bijak, dan seimbang.

“Jika orang tua mulai melihat perubahan perilaku anak akibat penggunaan gawai berlebihan, orang tua disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak agar mendapatkan penanganan yang sesuai. Jangan ragu untuk berkonsultasi. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah dampak yang lebih serius terhadap tumbuh kembang anak,” ujarnya.

(qbl/red)

Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan

Pandeglang – Gelombang tinggi mencapai 4 meter dan tiupan angin kencang menerjang Perairan Selat Sunda,

Baca Selengkapnya
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Pandeglang – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian speed boat yang hilang kontak di perairan

Baca Selengkapnya
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pandeglang – Rombongan jurnalis hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju

Baca Selengkapnya
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara

Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan sementara operasional penerbangan akibat ancaman sebaran abu vulkanik

Baca Selengkapnya
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer

Serang – Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda kembali mengalami rangkaian erupsi menerus

Baca Selengkapnya
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M

Serang – Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Banten membongkar skandal dugaan korupsi pengajuan

Baca Selengkapnya
Sindikat Spesialis Curi Mobil Pikap di Banten Dibongkar, 11 Unit Diamankan
Sindikat Spesialis Curi Mobil Pikap di Banten Dibongkar, 11 Unit Diamankan

Serang – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat spesialis pencurian kendaraan roda empat jenis

Baca Selengkapnya
Sajikan Ayam Masih Mentah, Wabup Serang Minta Pemilik Dapur Perketat Quality Control
Sajikan Ayam Masih Mentah, Wabup Serang Minta Pemilik Dapur Perketat Quality Control

SERANG — Penyajian menu ayam yang masih mentah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di

Baca Selengkapnya
Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba di Serang, Puluhan Gram Sabu Disita
Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba di Serang, Puluhan Gram Sabu Disita

Serang – Tim Subdit III Ditresnarkoba Polda Banten membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di

Baca Selengkapnya
Jangan Tunggu Tua! Dokter Wanti-wanti Nyeri Punggung dan Lutut Incar Usia Produktif
Jangan Tunggu Tua! Dokter Wanti-wanti Nyeri Punggung dan Lutut Incar Usia Produktif

Cilegon – Masalah tulang dan sendi selama ini kerap diidentikkan dengan penyakit masa tua. Padahal,

Baca Selengkapnya