Studi: Kecoak di Seluruh Dunia Berasal dari Asia Tenggara!
23 Mei 2024
Studi: Kecoak di Seluruh Dunia Berasal dari Asia Tenggara!
Cilegon – Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences mengungkap bagaimana kecoak menyebar ke seluruh dunia. Serangga yang sering bersembunyi di dapur atau laci, memiliki sejarah yang menarik.
Para peneliti menganalisis gen dari 280 kecoak dari 17 negara dan enam benua. Hasilnya menunjukkan bahwa kecoak Jerman, spesies yang ditemukan di seluruh dunia, berasal dari Asia Tenggara.
Kecoak ini kemungkinan besar berevolusi dari kecoa Asia sekitar 2.100 tahun yang lalu. Sebelum menyebar ke seluruh dunia, kecoak Jerman melakukan perjalanan melalui dua rute utama.
Penelitian itu mengungkap, pertama mereka bergerak ke barat menuju Timur Tengah sekitar 1.200 tahun yang lalu, kemungkinan menumpang di keranjang makanan tentara. Kemudian, kecoak bersembunyi di jalur perdagangan Perusahaan Hindia Timur Belanda dan Inggris untuk sampai ke Eropa sekitar 270 tahun yang lalu.
Ketika kecoak Jerman tiba di Eropa, mereka menemukan lingkungan yang berbeda dengan iklim yang lebih dingin. Penelitian mengungkapkan kecoak memliki daya adaptasi luar biasa. Kecoak ini memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya yang ada. Mereka juga memiliki toleransi yang tinggi terhadap berbagai jenis makanan, termasuk bahan organik yang membusuk.
Seiring waktu, kecoak Jerman menyebar ke seluruh dunia melalui perdagangan dan perjalanan manusia. Mereka menjadi hama yang umum di rumah-rumah, restoran, dan tempat-tempat lain di seluruh dunia. Namun, penelitian ini memberikan kita pemahaman lebih baik tentang sejarah dan evolusi kecoak, serta bagaimana mereka dapat membantu kita memahami adaptasi dan penyebaran serangga di masa depan.
Penemuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana kecoak menaklukkan lingkungan di masa lalu dan dapat membantu pengendalian hama di masa depan.
(red)
berita untuk kamu.
Cilegon – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kota Cilegon periode 2026-2030
Baca Selengkapnya
Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan menyoroti kondisi sistem pemantauan kualitas udara
Baca Selengkapnya
Cilegon – Dokter spesialis paru RS Eka Hospital, dr. Adhi Nugroho Latief mengingatkan pentingnya skrining
Baca Selengkapnya
Serang – Ditreskrimum Polda Banten berhasil meringkus komplotan maling sepeda motor di Cikande, Serang, Banten.
Baca Selengkapnya
Cilegon – PLN Indonesia Power UBP Suralaya Raih 6 Penghargaan Internasional di Ajang Global CSR &
Baca Selengkapnya
Lebak – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di perairan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) mendapat dana
Baca Selengkapnya
Jakarta – Sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rencana yang mengkhawatirkan terkait kedaulatan
Baca Selengkapnya
Lebak – Seorang warga negara asing asal China dilaporkan tenggelam di pantai Cibobos, Cihara, Lebak,
Baca Selengkapnya
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi janji manis kampanye Presiden Prabowo terus
Baca Selengkapnya