Dokter Ingatkan Pentingnya Skrining Kesehatan Paru Bagi Pekerja Industri-Perokok
7 Mei 2026
Cilegon - Dokter spesialis paru RS Eka Hospital, dr. Adhi Nugroho Latief mengingatkan pentingnya skrining
7 Mei 2026
Cilegon - Dokter spesialis paru RS Eka Hospital, dr. Adhi Nugroho Latief mengingatkan pentingnya skrining
Cilegon – Dokter spesialis paru RS Eka Hospital, dr. Adhi Nugroho Latief mengingatkan pentingnya skrining kesehatan paru bagi pekerja industri hingga perokok berat. Sejauh ini, dokter menilai kesehatan paru-paru masih sering kali kurang mendapat perhatian dari masyarakat.
Paru-paru organ pernapasan memiliki peran vital dalam kehidupan kita yaitu sebagai tempat bertukarnya oksigen dan karbon dioksida. Berbagai penyakit paru seperti kanker paru-paru, tuberkulosis, dan penyakit paru obstruktif kronis dapat berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas di tahap awal dan sering kali dianggap tidak fatal.
“Skrining paru adalah serangkaian pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit paru sejak dini, bahkan sebelum gejala muncul. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan mencegah komplikasi yang lebih serius,” katanya, Kamis (7/5/2026).
Skrining sangat dianjurkan bagi masyarakat dengan faktor risiko tinggi seperti perokok aktif atau mantan perokok berat, terpapar polusi udara atau bahan kimia berbahaya, memiliki riwayat keluarga dengan penyakit paru, pekerja di lingkungan berisiko (seperti sektor tambang atau industri).
“Skrining paru sangat penting karena memungkinkan deteksi dini berbagai penyakit serius seperti kanker paru-paru, tuberkulosis, dan penyakit paru obstruktif kronis sebelum gejala muncul, sehingga peluang keberhasilan pengobatan menjadi jauh lebih tinggi,” ujarnya.
Deteksi dini kondisi paru sejak awal, kata dia, penanganannya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, risiko komplikasi dapat dikurangi dan kualitas hidup pasien tetap terjaga. Selain itu, skrining juga membantu mengurangi risiko pengobatan jangka panjang karena penyakit ditangani sebelum berkembang menjadi lebih parah.
“Dalam skrining kesehatan paru, Dokter dapat melakukan beberapa jenis pemeriksaan yang dapat membantu mereka dapat mengevaluasi kesehatan paru dari pasien,” ujarnya.
Salah satu cara skrining paru adalah dengan CT scan dosis rendah (Low-Dose CT Scan). Pemeriksaan ini merupakan metode paling efektif untuk mendeteksi kanker paru sejak dini. CT scan menghasilkan gambaran detail paru-paru menggunakan sinar-X dengan dosis radiasi yang lebih rendah dibanding CT scan biasa. Pemeriksaan CT Scan dosis rendah mampu mendeteksi nodul kecil di paru-paru dengan nilai akurasi tinggi untuk skrining kanker paru selagi menurunkan risiko dari radiasi yang dipaparkan.
“Prosedur dalam pemeriksaan CT Scan juga cukup cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Pasien hanya perlu berbaring di meja pemeriksaan sementara mesin CT scan berputar mengelilingi tubuh selama beberapa menit. Karena akurasinya yang cukup tinggi, metode ini sering direkomendasikan oleh Dokter untuk pasien yang sudah menunjukan gejala dengan risiko tinggi,” katanya.
Selain itu, cara lain juga dapat ditempuh melalui tontgen dada (Chest X-Ray). Rontgen dada digunakan untuk melihat kondisi umum paru-paru dan mendeteksi infeksi atau kelainan struktural. Rontgen dada adalah pemeriksaan dasar yang digunakan untuk melihat kondisi umum paru-paru, termasuk mendeteksi infeksi, peradangan, atau kelainan struktur. Pemeriksaan ini sering digunakan sebagai langkah awal dalam evaluasi gangguan pernapasan.
“Pemeriksaan ini merupakan proses skrining awal dari pemeriksaan paru karena cukup efektif dan prosesnya sangat cepat, pasien hanya diminta berdiri atau duduk dan menahan napas selama beberapa detik saat gambar diambil. Namun, dibandingkan CT scan, rontgen dada memiliki keterbatasan dalam mendeteksi kelainan kecil atau penyakit pada tahap sangat dini,” katanya.
Skrining paru juga dapat dilakukan dengan cara spirometri (Tes Fungsi Paru). Spirometri bertujuan untuk menilai kapasitas paru-paru pasien dalam menghirup dan menghembuskan udara. Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi gangguan seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis sejak dini.
“Dalam prosedurnya, pasien diminta menarik napas dan menghembuskannya sekuat mungkin ke dalam alat spirometer. Tes ini biasanya dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan hasil yang akurat dalam menilai fungsi paru secara menyeluruh,” katanya.
Ada pula cara lain yakni bronkoskopi. Bronkoskopi adalah prosedur medis untuk memeriksa bagian dalam saluran pernapasan dan paru-paru menggunakan alat berupa selang kecil lentur yang dilengkapi kamera dan lampu di ujungnya.
“Alat ini dimasukkan melalui hidung atau mulut menuju saluran napas untuk membantu dokter melihat kondisi paru-paru secara langsung, mendeteksi infeksi, sumbatan, tumor, atau perdarahan, serta mengambil sampel jaringan bila diperlukan. Prosedur ini umumnya dilakukan dengan bius lokal agar pasien tetap nyaman selama pemeriksaan,” katanya.
Biasanya, dokter juga menyarankan skrining melalui USG Thorax. USG thorax adalah pemeriksaan non-invasif yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk melihat kondisi organ dan jaringan di area dada, terutama paru-paru dan rongga dada.
“Pemeriksaan ini dilakukan dengan menempelkan alat USG di permukaan dada untuk menghasilkan gambar secara real-time, sehingga membantu dokter mendeteksi adanya cairan di paru, infeksi, peradangan, hingga gangguan pernapasan lainnya. USG thorax tidak menggunakan radiasi, dan umumnya dilakukan dengan cepat serta nyaman bagi pasien,” katanya.
Selain pemeriksaan tersebut, dokter juga dapat merekomendasikan pemeriksaan lain seperti pemeriksaan dahak untuk mengevaluasi adanya suatu infeksi dalam paru-paru pasien. Namun, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk menentukan jenis dan frekuensi skrining yang tepat.
“Skrining paru adalah langkah preventif yang sangat penting untuk menjaga kesehatan pernapasan. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, berbagai penyakit serius dapat dideteksi lebih awal sehingga peluang pengobatan yang berhasil menjadi jauh lebih besar,” katanya.
(qbl/red)
Cilegon– Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab di lingkungan kerja, tetapi juga merupakan bagian penting
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Indo Raya Tenaga (IRT) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Pulau Merak Kecil,
Baca Selengkapnya
Cilegon – Mantan calon Wali Kota Cilegon, Isro Mi’raj ditunjuk menjadi Ketua DPC PKB Cilegon.
Baca Selengkapnya
Jakarta – PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat
Baca Selengkapnya
Serang – Mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 1 Ciomas
Baca Selengkapnya
Cilegon – Pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) di Gerem, Cilegon meledak. Suara ledakan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Semangat persatuan dan nasionalisme terus digaungkan sebagai wujud komitmen dalam membangun bangsa yang
Baca Selengkapnya
Lebak – Suami Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDIP Emut Mulyanah yakni Agus Wisata
Baca Selengkapnya
Cilegon – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kota Cilegon periode 2026-2030
Baca Selengkapnya
Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ichwan menyoroti kondisi sistem pemantauan kualitas udara
Baca Selengkapnya