Bagikan

Jakarta – Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS dan pejabat pemerintah mulai disalurkan H-10 Lebaran 2021. Pencairan itu setelah Presiden Joko Widodo mendatangani Peraturan Pemerintah terkait tunjangan bagi Aparatur Sipil Negara, pada Rabu (28/4/2021) di Istana Presiden.

“Saya telah mendatangani Peraturan Pemerintah yang menetapkan pemberian THR dan gaji ketiga belas untuk aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, penerima tunjangan, Rabu 28 April lalu,” kata Jokowi dalam akun twitternya.

Jokowi mengatakan tunjangan ini dicairkan untuk memberikan salah satu program pemerintah dalam mendorong konsumsi dan peningkatan daya beli masyarakat, sehingga secara jangka panjang dapat menggenjot pertumbuhan bagi perekonomian nasional.

“THR akan dibayarkan mulai 10 hari kerja sebelum Idulfitri dan gaji ke-13 dibayarkan menjelang tahun ajaran baru sekolah,” katanya.

Jokowi mengatakan, berdasarkan ketentuan pada PP, THR untuk PNS dan Pejabat Negara dibayarkan pada 10 hari kerja sebelum hari H Idulfitri.

Ia melanjutkan pembayaran gaji ke-13 akan diberikan setelah idulfitri, lebih tepatnya dibayarkan menjelang tahun ajaran baru sekolah.

“Pemberian THR ini untuk mendorong peningkatan konsumsi dan daya beli masyarakat yang pada gilirannya bisa menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, THR untuk PNS dan pejabat negara akan mulai disalurkan sejak H-10 hingga H-5 Lebaran 2021 secara bertahap.

“THR ini akan dibayarkan pada H-10 sampai H-5, karena biasanya ini bertahap,” kata Sri Mulyani dikutip dari Antara.

KOMENTAR