Bagikan

Jakarta – Mudik Idulfitri 1442 Hijriyah pada 2021 masehi resmi dilarang. Larangan mudik berlaku mulai 6-17 Mei 2021. Selama larangan mudik itu, ada ratusan ribu polisi yang berjaga.

Polri bakal menerjunkan 166 ribu personel di titik-titik penyekatan terkait larangan mudik pada Lebaran tahun 2021.

Pengerahan personel bentuk tindak lanjut dari kebijakan pemerintah terkait larangan mudik Lebaran tahun ini lantaran berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

“Tahun ini ada 333 titik penyekatan mulai dari Lampung hingga Bali. Saya jamin kendaraan yang melalui jalan tikus tidak akan bisa lolos, akan kita hadang. Itu banyak jalur tikus termasuk pecahannya,” kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Istiono dalam keterangannya, Rabu (14/4/2021).

Seluruh jalur tikus balal dijaga oleh personel polisi. Sehingga, pemudik yang nekat mudik melaluo jalur sempalan kecil kemungkinan untuk lolos.

“Termasuk Jawa Tengah harus kita saring lagi. Polres hingga polsek kita sekat semua. Ini gak main-main penyebaran Covid-19,” kata dia.

Istiono berharap masyarakat nekat melakukan mudik karena sudah dilarang. Sistem pengamanan dan penyekatan berlapis. Yang ada, pemudik bakal ribet sendiri jika nekat pulang ke kampung halaman.

KOMENTAR