Batik Banten (batik-tulis.com)
Bagikan

Serang – Batik Banten merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang berasal dari Provinsi Banten. Batik ini memiliki motif dan filosofi unik yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Banten.

Motif batik Banten umumnya terinspirasi dari alam, flora, fauna, dan budaya setempat. Ada 5 motif batik Banten yang memiliki filosofi budaya yang mencerminkan kearifan lokal yakni, motf Surosowan, Ikat Kepala, Tapak Kebo, Cikar, dan Pucuk Rebung.

“Motif batik Banten umumnya terinspirasi dari alam, flora, fauna, dan budaya setempat. Motif-motif tersebut memiliki makna filosofis yang mendalam, yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Banten,” tulis Ade Samsudin dalam buku Batik Banten: Warisan Budaya yang Menawan.

Setiap motif batik Banten memiliki filosofinya masing-masing. Misalnya, motif Surosowan melambangkan kebesaran dan kejayaan Kesultanan Banten, yang merupakan salah satu kerajaan besar di Nusantara. Motif Ikat Kepala melambangkan kearifan lokal masyarakat Banten yang suka berhias, sebagai bentuk penghargaan terhadap keindahan. Motif Tapak Kebo melambangkan kekuatan dan ketahanan masyarakat Banten, yang merupakan salah satu suku yang terkenal dengan kegigihannya.

Motif Cikar melambangkan keberanian dan ketangkasan masyarakat Banten, yang merupakan salah satu suku yang terkenal dengan keahliannya dalam bermain silat. Motif Pucuk Rebung melambangkan harapan dan cita-cita masyarakat Banten, yang ingin menjadi bangsa yang maju dan bermartabat.

Batik Banten merupakan salah satu warisan budaya yang diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Batik ini memiliki motif dan filosofi yang unik, yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Banten.

(drm/red)

KOMENTAR