Optimalisasi Dana Desa, Kemendes Dorong Peningkatan Tenaga Pendamping hingga Kades di Banten

Optimalisasi Dana Desa, Kemendes Dorong Peningkatan Tenaga Pendamping hingga Kades di Banten

15 Oktober 2024

Serang - Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong adanya peningkatan terhadap

Optimalisasi Dana Desa, Kemendes Dorong Peningkatan Tenaga Pendamping hingga Kades di Banten

Serang – Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mendorong adanya peningkatan terhadap kapasitas tenaga pendamping profesional dan kepala desa (kades), khususnya dalam pengelolaan dana desa. Hal itu disampaikan Wakil Mendes PDTT Paiman Raharjo saat menghadiri acara peningkatan kapasitas tenaga pendamping profesional dan kades dalam pengelolaan dana desa di Banten, bertempat Hotel Aston Serang, Selasa (8/10/2024).

Acara itu sendiri dihadiri oleh ribuan kades se Provinsi Banten. Kemendes juga menghadirkan beberapa pejabat Kemendes, perwakilan dari Polri, juga Kejaksaan.

Wamendes PDTT Paiman Raharjo mengatakan, saat ini masih banyak kades yang masih belum tau cara menggunakan dana desa. Untuk itu, dirinya berharap dengan adanya acara ini kapasitas para pendamping desa, termasuk juga meningkatkan kolaborasi dari berbagai pihak yang terlibat di dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan Pemerintah Desa (Pemdes).

“Di dalam upaya peningkatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa ini perlu adanya kolaborasi yang kuat antara penggerak dengan Pemdes, bagaimana membuat suatu program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” kata Paiman.

Dirinya berharap, acara ini nantinya dapat menghasilkan beberapa rekomendasi penting untuk meningkatkan kapasitas serta model kolaborasi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Kami berharap para pendamping, para lades bisa mengikuti sampai akhir, karena ilmu itu mahal. Pada hari ini Bapak Ibu mendapatkan narasumber para panelis yang betul-betul memiliki ilmu di bidangnya,” ucapnya.

Paiman mengatakan, acara ini sendiri dilakukan guna penguatan kapasitas pendamping dan kades dalam hal pengelolaan dana desa. Sebab, kondisi saat ini banyak kades yang terkena masalah karena tidak mengetahui ruang lingkup penggunaan dana desa.

Lebih jauhnya, Paiman Raharjo menyebut jika saat ini masih banyak kades yang masih belum tau cara menggunakan dana desa. Bahkan, banyak kades yang terkena masalah karena tidak mengetahui ruang lingkup penggunaan dana desa.

“Nah karena itu para kades itu harus diberi sosialisasi dan pelatihan bagaimana mereka bisa melaksanakan tata kelola, karena dana desa itu harus digunakan dengan efisien dan efektif dan sesuai dengan ruang lingkup,”kata Paiman.

Ia menegaskan, peranan kades ini juga harus didukung oleh pendamping desa profesional. Yang mana, pendamping memiliki peranan dalam membantu kades untuk merencanakan, monitoring dan mengevaluasi pembangunan desa.

“Jadi para pendamping Desa itu harus memiliki yang namanya kreativitas, inovatif, gagasan dan ide dalam rangka untuk membangun desa,” imbuhnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Banten Sitti Ma’ani Nina menyampaikan jika pihaknya terus melakukan pendampingan kepada desa dalam pengelolaan dana desa nya. Bahkan, Pemprov Banten juga secara rutin memberikan bantuan dana provinsi (Banprov) yang berasal dari APBD Banten. Yang mana, kata Nina, bantuan itu nominal terus naik setiap tahunnya.

“Pemprov Banten menganggarkan banprov setiap tahunnya kepada 1.238 desa se Banten. Yang mana bantuan ini terus naik setiap tahunnya, mulai dari Rp15 juta per desa di tahun 2022, naik menjadi Rp60 juta di tahun 2023, dan Rp100 juta per desa pada tahun 2024 ini,” ungkapnya.

Dikatakannya Nina, Banprov ini diberikan untuk membantu akselerasi pembangunan di desa khususnya dalam percepatan penganan stunting hingga pembangunan infrastruktur.

Nina juga mengungkapkan, saat ini Banten tidak lagi memiliki desa dengan kategori sangat tertinggal. Padahal, pada tahun 2023 kemarin, dari 1.238 desa se Banten masih ada tujuh desa diantaranya yang masih sangat tertinggal.

“Untuk desa sangat tinggal kami (Banten,-red) sudah tidak ada. Terima kasih untuk teman-teman desa semua dan yang menjadi desa tertinggal itu masih menjadi pekerjaan rumah (PR) kami,” ungkapnya.

Ia berharap, nantinya desa tertinggal dapat naik kelas menjadi desa berkembang, maju hingga mandiri. Pihaknya pun tidak tinggal diam, melainkan terus membantu desa-desa untuk bisa berkembang.

(adv)

PLN IP Banten 1 Suralaya Borong 7 Penghargaan ENSIA 2026
PLN IP Banten 1 Suralaya Borong 7 Penghargaan ENSIA 2026

Bali – PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya memborong tujuh penghargaan dalam ajang

Baca Selengkapnya
3 Ruko Alat Pabrik di Citangkil Cilegon Ludes Terbakar
3 Ruko Alat Pabrik di Citangkil Cilegon Ludes Terbakar

Cilegon – Tiga unit rumah toko (ruko) peralatan pabrik di Lingkungan Tegal Tong RT 01

Baca Selengkapnya
Ini Fakta Gempa Kepulauan Seribu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Ini Fakta Gempa Kepulauan Seribu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

​Jakarta – Peristiwa gempa Kepulauan Seribu bermagnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah perairan DKI Jakarta pada

Baca Selengkapnya
Selat Sunda, Anak Krakatau, dan Penantian yang Belum Usai
Selat Sunda, Anak Krakatau, dan Penantian yang Belum Usai

Pandeglang – Selat Sunda kini bukan sekadar bentangan air yang memisahkan dua pulau; ia menjelma

Baca Selengkapnya
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan

Pandeglang – Gelombang tinggi mencapai 4 meter dan tiupan angin kencang menerjang Perairan Selat Sunda,

Baca Selengkapnya
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Pandeglang – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian speed boat yang hilang kontak di perairan

Baca Selengkapnya
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pandeglang – Rombongan jurnalis hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju

Baca Selengkapnya
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara

Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan sementara operasional penerbangan akibat ancaman sebaran abu vulkanik

Baca Selengkapnya
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer

Serang – Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda kembali mengalami rangkaian erupsi menerus

Baca Selengkapnya
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M

Serang – Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Banten membongkar skandal dugaan korupsi pengajuan

Baca Selengkapnya