Sebabkan Banjir-Hujan Debu, PT Lotte Chemical Bakal Didemo Warga Cilegon

Sebabkan Banjir-Hujan Debu, PT Lotte Chemical Bakal Didemo Warga Cilegon

22 Mei 2022

Cilegon - Warga di 3 kelurahan yakni Rawaarum, Warnasari, dan Gerem, Cilegon bakal menuntut pertanggung

Sebabkan Banjir-Hujan Debu, PT Lotte Chemical Bakal Didemo Warga Cilegon

Cilegon – Warga di 3 kelurahan yakni Rawaarum, Warnasari, dan Gerem, Cilegon bakal menuntut pertanggung jawaban PT Lotte Chemical Indonesia (LCI). Perusahaan asal Kores Selatan itu dituding jadi penyebab banjir dan hujan debu di sekitar pabrik.

Ketua Forum Rawaarum Bersatu, Taufik mengatakan, warga di Rawaarum sudah pernah menuntut dan meminta pertanggungjawaban PT LCI terkait banjir dan hujan debu akibat pembangunan pabrik kimia tersebut. Warga di sana selalu khawatir saat hujan datang karena bisa berdampak pada banjir.

“Pada intinya untuk menindaklanjuti sesuatu yang audah pernah dijanjikan oleh PT Lotte, yang di belakang kami ini bukti nyata suatu janji yang belum terealisasi,” kata Taufik, Minggu (22/5/2022).

“Saat ini project sedang berlangsung jangankan untuk berpikir lingkungan kami terkena debu, pasir, dan sampai saat ini belum ada tindakan oleh PT Lotte,” lanjutnya.

Akibat hujan debu dan banjir, beberapa warga mengalami sakit seperti batuk, sakit tenggorokan, dan infeksi pada mata. Pembangunan PT Lotte diketahui mereklamasi bibir pantai yang lokasinya berdekatan dengan permukiman warga Rawaarum.

“Kita akan melaksanakan aksi, niat kita membela lingkungan dengan sifatnya anarkis dan gaduh. Perjuangan kita bagaimana foto-foto ini menjadi sejarah di mana warga kami setiap mau hujan mereka trauma, kalau panas warga kami takut karena angin menghantam di situlah debu-debu melanda, bahkan banyak sekali mata, tenggorokan, batuk pilek sakit,” ujarnya.

Sementara, Ketua Gabungan Pemuda Rawaarum (Gapura) Husen Saidan menambahkan, rencana demonstrasi menuntut pertanggung jawaban PT Lotte sebenarnya sudah jauh-jauh hari akan dilaksanakan, namun warga di sana sempat dimediasi oleh polisi untuk tidak menggelar aksi karena masih pandemi Covid-19.

“Pada dasarnya bahwa ada sebab akibat yang dilakukan PT Lotte yang beberapa tahun lalu memang ada gerakan yang besar, tapi terhalang pandemi,” kata Husen.

Dia menuding PT Lotte sudah membohongi warga dengan mengingkari kesepakatan yang sempat dimediasi bersama pihak kepolisian.

“Bahwa saat ini Lotte sudah ada dugaan telah melakukan kebohongan terhadap masyarakat terhadap perjanjian yang sempat dibuat dan dimediasi oleh Polres Cilegon,” tuturnya.

Rencana aksi demonstrasi ini disebut akan berlangsung selama 3 hari. Jika tuntutan warga tak terpenuhi, warga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar hingga tuntutan mereka terkabul.

“Rencananya kita 3 hari berturut-turut mulai Senin, Selasa hingga Rabu. Dari kemarin memang ada upaya dalam bentuk komunikasi dan intervensi untuk menggagalkan,” kata Ketua Appar, Edi Hariyadi 
“Kenapa kami bersikukuh tetap aksi, ini sudah menjadi kesepakatan aksi ini tetapi persoalannya yang kami lihat secara nyata dan jelas setiap bangun komunikasi PT lotte ini seolah-olah kedudukannya paling tinggi di antara kita di lingkungan,” imbuhnya.

(qbl/red)

Naik Rp 17 Miliar, Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Dilaporkan ke BPK
Naik Rp 17 Miliar, Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Dilaporkan ke BPK

Serang – Barisan Milenial Banten melaporkan pengelolaan Belanja Jasa Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Banten Tahun

Baca Selengkapnya
Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP
Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP

Cilegon – Kecenderungan anak pada gawai bisa membuat anak jadi tantrum dan sulit berkomunikasi dengan

Baca Selengkapnya
BPBD Evakuasi Lansia Terpeleset di Gunung Cinampul Cilegon
BPBD Evakuasi Lansia Terpeleset di Gunung Cinampul Cilegon

Cilegon – Wanita lanjut usia di Cilegon, Banten terpaksa ditandu dari atas gunung usai terpeleset

Baca Selengkapnya
Sidang dr. Richard Lee Lanjut ke Tahap Pembuktian Usai Hakim Tolak Eksepsi
Sidang dr. Richard Lee Lanjut ke Tahap Pembuktian Usai Hakim Tolak Eksepsi

Tangerang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan tim penasihat

Baca Selengkapnya
Estafet Kepemimpinan Sekretariat DPRD Cilegon Beralih dari ‘Sekwan Sepuh’ ke ‘Sekwan Enom’
Estafet Kepemimpinan Sekretariat DPRD Cilegon Beralih dari ‘Sekwan Sepuh’ ke ‘Sekwan Enom’

Cilegon – Tampuk kepemimpinan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon resmi berganti.

Baca Selengkapnya
DPRD Cilegon Soroti ‘Rekayasa’ PAD hingga Kelalaian Administrasi DAK Milyaran Rupiah
DPRD Cilegon Soroti ‘Rekayasa’ PAD hingga Kelalaian Administrasi DAK Milyaran Rupiah

Cilegon – Badan Anggaran DPRD Kota Cilegon dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar Rapat

Baca Selengkapnya
Gedung Dinas Ketahanan Pangan Cilegon Kebakaran
Gedung Dinas Ketahanan Pangan Cilegon Kebakaran

Cilegon – Gedung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon kebakaran. Api diduga berasal dari

Baca Selengkapnya
Ketua DPRD Cilegon Soroti Serapan Anggaran OPD Baru 40 Persen
Ketua DPRD Cilegon Soroti Serapan Anggaran OPD Baru 40 Persen

Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ihwan, menyoroti capaian realisasi pendapatan daerah yang

Baca Selengkapnya
Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun: Manipulasi Kualitas hingga Jadi Biang Kerok Blackout Nasional
Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun: Manipulasi Kualitas hingga Jadi Biang Kerok Blackout Nasional

Jakarta – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri resmi meningkatkan status penanganan kasus

Baca Selengkapnya
Wakil Ketua DPRD Cilegon Dorong Penguatan Peternakan Demi Ketahanan Pangan
Wakil Ketua DPRD Cilegon Dorong Penguatan Peternakan Demi Ketahanan Pangan

Cilegon – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cilegon, Sokhidin mendukung penuh upaya pembangunan

Baca Selengkapnya