Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Desa, DPMD Banten Mulai Susun Juknis

Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Desa, DPMD Banten Mulai Susun Juknis

6 Juli 2024

Serang - Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten mulai menyusun petunjuk teknis (juknis) pengelolaan

Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Desa, DPMD Banten Mulai Susun Juknis

Serang – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Banten mulai menyusun petunjuk teknis (juknis) pengelolaan learning management system (LMS) Pamong Desa. Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses pembelajaran terhadap aparatur pemerintahan desa dan pengurus kelembagaan desa.

Diketahui LMS Pamong Desa yang merupakan salah satu output dari Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) ini adalah sistem pembelajaran yang berbasis platform digital interaktif yang memungkinkan proses pembelajaran dapat dilaksanakan lebih fleksibel, tidak terbatas pada ruang dan waktu.

Plt Kepala DPMD Provinsi Banten, Sitti Ma’ani Nina mengatakan, Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengambil langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses pembelajaran terhadap apartur pemerintahan desa dan pengurus kelembagaan desa. Salah satunya melalui LMS Pamong Desa.

“Hal ini menjadi sebuah momentum penting dalam bidang pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa dan pengurus kelembagaan desa,” kata Nina pada acara FGD penyusunan juknis LMS Pamong Desa di Aula DPMD Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (5/7/2024).

Lebih lanjut Nina menuturkan, dalam pengelolaannya, LMS Pamong Desa akan melibatkan berbagai pihak. Termasuk diantaranya Kementerian/lembaga, pemerintah daerah dari level provinsi hingga kabupaten/kota, pelatih serta asisten pelatih, dan lain sebagainya.

“Tentu masing-masing pihak yang terlibat memiliki tugas dan fungsi dalam mengelola LMS Pamong Desa agar berjalan secara optimal. Dengan begitu, dibutuhkan petunjuk teknis yang mampu mengakomodir dan memfasilitasi masing-masing pihak untuk dapat memahami secara menyeluruh terkait pengelolaan platform tersebut,” tuturnya.

Nina menjelaskan, adapun berbagai urgensi yang menjadi landasan dalam penyusunan juknis LMS Pamong Desa yakni, percepatan adaptasi dari metode pembelajaran online yang sudah dilakukan sejak masa pandemi Covid-19. Sebagai panduan bagi pengelola LMS Pamong Desa, dimana melalui juknis ini para pengelola dapat dengan rinci mempelajari tugas dan fungsi secara menyeluruh dan alur kerja dari awal hingga akhir.

“Terakhir, meminimalisir risiko penyelenggaraan LMS Pamong Desa, dimana untuk tetap menjaga optimalisasi penyelenggaraan pembelajaran online melalui platform tersebut. Untuk itu, masing-masing pihak pengelola membutuhkan adanya juknis tersebut,” jelasnya.

Menurut Nina, tujuan dari penyusunan juknis LMS Pamong Desa adalah untuk menetapkan standar proses yang jelas dan konsisten dalam pengelolaan platform, termasuk proses bisnis dan framework dari alur penyelenggaraan pelatihan berbasis digital.

“Selain itu, juknis ini juga menentukan tugas dan tanggungjawab setiap pihak yang terlibat dalam platform tersebut. Mengatur cara pengelolaan LMS Pamong Desa guna mempermudah proses evaluasi dan meningkatkan pemahaman seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan LMS Pamong Desa,” ujarnya.

Nina menilai, tujuan penyusunan juknis tersebut harus tercapai agar penyelenggaraan LMS Pamong Desa dapat berjalan secara optimal dan seluruh peserta dapat merasakan manfaat dari pelatihan yang diikuti.

“Nanti dalam juknis LMS Pamong Desa akan memiliki beberapa rangkaian kegiatan yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Dan diharapkan dapat menghasilkan output sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya.

Untuk itu, Nina berharap adanya komitmen bersama dalam penyusunan juknis LMS Pamong Desa, serta meningkatkan intensitas koordinasi dan sinergi seluruh pihak yang terlibat di dalamnya.

“Partisipasi aktif juga dibutuhkan dalam memberikan masukan dan ide dalam perumusan dan penyusunan juknis LMS Pamong Desa. Terakhir, harus ada evaluasi secara berkala terhadap hasil kegiatan penyusunan juknis agar outputnya bisa optimal,” katanya.

(adv)

Cuci Baju di Sungai, Perempuan di Lebak Diduga Hilang Tenggelam
Cuci Baju di Sungai, Perempuan di Lebak Diduga Hilang Tenggelam

Lebak – Seorang perempuan di Lebak, Banten diduga tenggelam saat mencuci baju bersama anaknya di

Baca Selengkapnya
Kekeringan Landa Cilegon, PLN IP Suralaya Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih
Kekeringan Landa Cilegon, PLN IP Suralaya Salurkan 80 Ribu Liter Air Bersih

Cilegon – PLN Indonesia Power UBP Suralaya menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 80.000 liter kepada

Baca Selengkapnya
Naik Rp 17 Miliar, Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Dilaporkan ke BPK
Naik Rp 17 Miliar, Belanja Tenaga Ahli Pemprov Banten Dilaporkan ke BPK

Serang – Barisan Milenial Banten melaporkan pengelolaan Belanja Jasa Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Banten Tahun

Baca Selengkapnya
Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP
Dokter Ungkap Efek Negatif Balita Dibiarkan Lama Main HP

Cilegon – Kecenderungan anak pada gawai bisa membuat anak jadi tantrum dan sulit berkomunikasi dengan

Baca Selengkapnya
BPBD Evakuasi Lansia Terpeleset di Gunung Cinampul Cilegon
BPBD Evakuasi Lansia Terpeleset di Gunung Cinampul Cilegon

Cilegon – Wanita lanjut usia di Cilegon, Banten terpaksa ditandu dari atas gunung usai terpeleset

Baca Selengkapnya
Sidang dr. Richard Lee Lanjut ke Tahap Pembuktian Usai Hakim Tolak Eksepsi
Sidang dr. Richard Lee Lanjut ke Tahap Pembuktian Usai Hakim Tolak Eksepsi

Tangerang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan tim penasihat

Baca Selengkapnya
Estafet Kepemimpinan Sekretariat DPRD Cilegon Beralih dari ‘Sekwan Sepuh’ ke ‘Sekwan Enom’
Estafet Kepemimpinan Sekretariat DPRD Cilegon Beralih dari ‘Sekwan Sepuh’ ke ‘Sekwan Enom’

Cilegon – Tampuk kepemimpinan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon resmi berganti.

Baca Selengkapnya
DPRD Cilegon Soroti ‘Rekayasa’ PAD hingga Kelalaian Administrasi DAK Milyaran Rupiah
DPRD Cilegon Soroti ‘Rekayasa’ PAD hingga Kelalaian Administrasi DAK Milyaran Rupiah

Cilegon – Badan Anggaran DPRD Kota Cilegon dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar Rapat

Baca Selengkapnya
Gedung Dinas Ketahanan Pangan Cilegon Kebakaran
Gedung Dinas Ketahanan Pangan Cilegon Kebakaran

Cilegon – Gedung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon kebakaran. Api diduga berasal dari

Baca Selengkapnya
Ketua DPRD Cilegon Soroti Serapan Anggaran OPD Baru 40 Persen
Ketua DPRD Cilegon Soroti Serapan Anggaran OPD Baru 40 Persen

Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ihwan, menyoroti capaian realisasi pendapatan daerah yang

Baca Selengkapnya