Bagikan

Cilegon – Truk muatan cairan kimia jenis asam sulfat tumpah di Cilegon-Anyer tepatnya di depan PT Indorama. Warga khawatir cairan itu mencemari lingkungan.

Truk tangki itu awalnya terperosok ke drainase sekitar pukul 08.00 WIB menyebabkan tangki patah dan muatannya tumpah ke jalan.

Warga sekitar Lingkungan Rombongan, Kelurahan Kepuh khawatir cairan itu akan mencemari lingkungan mereka.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, warga tidak boleh menggunakan air sumur maksimal selama 10 hari,” kata Ketua RT setempat, Marhumin, Senin (7/3/2012).

Marhumin mengatakan, warga di sekitar tumpahan bahan kimia milik Chandra Asri tersebut mulai mengalami pusing-pusing dan bau menyengat yang menggangu aktivitas.

“Kekhawatiran warga ya cairannya akan mencemari lingkungan. Warga udah mulai merasa pusing-pusing sama bau menyengat,” kata dia.

Truk tangki itu terperosok ke drainase pinggir jalan Cilegon-Anyer, informasi didapat, truk itu mengangkut sekitar 30 ton asam sulfat yang hendak dikirim ke PT Chandra Asri.

(qbl/red)

KOMENTAR