Hector Souto, Si Arsitek Sejarah Futsal Indonesia yang Menolak Gelar Pahlawan
6 Februari 2026
Serang - Tim Nasional Futsal Indonesia baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga Tanah
6 Februari 2026
Serang - Tim Nasional Futsal Indonesia baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga Tanah
Serang – Tim Nasional Futsal Indonesia baru saja menorehkan tinta emas dalam sejarah olahraga Tanah Air, berhasil melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 untuk pertama kalinya. Di balik pencapaian gemilang ini, berdiri seorang pelatih asal Spanyol, Hector Souto, yang secara konsisten menolak label “pahlawan” atau “pencetak sejarah,” menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras kolektif seluruh tim.
Pernyataan ini kembali mengemuka setelah skuad Garuda Futsal memetik kemenangan dramatis 5-3 atas Jepang di semifinal, Kamis (5/2/2026) malam. Kemenangan tersebut membuka jalan bagi Indonesia untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di partai puncak pada Sabtu (7/2) mendatang. Namun, euforia publik yang ingin menyanjungnya sebagai pahlawan segera diredam oleh sikap rendah hati Souto.
“Saya tidak menciptakan sejarah baru. Saya bukan pembuat sejarah. Tim saya adalah pembuat sejarah,” ujar Souto tegas seusai pertandingan, sebagaimana dikutip dari Tempo.co dan Detik. Ia menambahkan, “Ini bukan tentang satu orang, tetapi tentang semua orang.” Pelatih berusia 44 tahun ini bahkan mengaku “lelah dengan masalah pencetak sejarah baru,” sebuah ungkapan yang menunjukkan dedikasinya pada filosofi kerja sama tim di atas segalanya, seperti diberitakan oleh BolaSport.com dan Radar Jogja.
Bagi Souto, keberhasilan ini tidak hanya melibatkan para pemain yang bertanding di lapangan, tetapi juga seluruh elemen tim, termasuk mereka yang tidak masuk dalam daftar skuad turnamen. Ia menyebut nama-nama seperti Evan Soumilena, Guntur Sulistyo, Dipo Arrahman, Andarias Kareth, Muhammad Imam Anshori, dan Muhammad Albagir sebagai bagian tak terpisahkan dari kesuksesan ini. “Ini adalah kesuksesan banyak orang yang saling bekerja sama,” imbuhnya, melansir dari ANTARA News.
Rentetan prestasi di bawah kepemimpinan Hector Souto memang patut diacungi jempol. Sejak menakhodai Timnas Futsal Indonesia, pelatih kelahiran Chantada, Lugo, Spanyol, pada 7 Desember 1981 ini telah membawa skuad Merah Putih meraih gelar juara Piala AFF Futsal 2024 dan medali emas SEA Games 2025. Kini, ia sukses membawa timnas menembus final kejuaraan kontinental untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Napoli – Klub Como menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Napoli pada pertandingan perempat final Coppa
Baca Selengkapnya
Serang – Manchester United berhasil menorehkan kemenangan krusial dan penuh kebanggaan dengan menundukkan rival sekota,
Baca Selengkapnya
Serang, Como 1907, klub yang kini menjadi sorotan di kancah sepak bola Italia, terus menorehkan
Baca Selengkapnya
Serang – Manchester City gagal meraih poin penuh saat bertandang ke markas Southampton dalam lanjutan
Baca Selengkapnya
Hanoi – Timnas Vietnam berhasil memenangkan pertandingan penting melawan Indonesia dengan skor 1-0 dalam laga
Baca Selengkapnya
Yangon – Pertandingan pembuka Grup B Piala AFF 2024 antara Myanmar dan Indonesia berakhir dengan
Baca Selengkapnya
Vientiane – Timnas Putri Indonesia berhasil meraih gelar juara Piala AFF Wanita 2024 setelah mengalahkan
Baca Selengkapnya
Malang – Pada pertandingan BRI Liga 1 yang berlangsung pada tanggal 3 Desember 2024, Arema
Baca Selengkapnya
Serang – Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF 2024, telah resmi
Baca Selengkapnya