Kasus Aktif Corona di Luar Jawa-Bali Meningkat 34,4 Persen
7 Juli 2021
Jakarta - Kasus aktif Corona di luar Jawa-Bali mengalami kenaikan
7 Juli 2021
Jakarta - Kasus aktif Corona di luar Jawa-Bali mengalami kenaikan
Jakarta – Kasus aktif Corona di luar Jawa-Bali mengalami kenaikan 34,4 persen. Pemerintah memperketat PPKM Mikro di luar Jawa-Bali akibat peningkatan kasus tersebut.
“Beberapa daerah kasusnya mengalami peningkatan dan kita perlu mengantisipasinya ketersediaan dari pada rumah sakit dibeberapa Provinsi yang sudah diatas 60% diantaranya Lampung, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Papua Barat, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Sumatera Barat, yang menjadi perhatian Pemerintah,” kata Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto saat konferensi pers virtual, Rabu (7/7/2021).
Pada 27 Juni lalu, lanjut Airlangga, kasus aktif di luar Jawa-Bali tercatat 50.513 kasus aktif. “Dan tanggal 5 Juli 2021 67.891 kasus aktif,” ujarnya.
Selanjutnya kasus aktif 50%-100% terjadi di 10 Provinsi, yakni Bangka Belitung, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Lampung, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara. Kemudian kasus aktif terbesar yang mengalami lonjakan peningkatan tinggi diatas 100% diantaranya Propinsi Papua (9.316 kasus aktif), Kalimantan Timur (6.325 kasus aktif), Kalimantan Tengah (5.244 kasus aktif), Kepulauan Riau (5.244 kasus aktif), dan Sumatera Barat (4.156 kasus aktif).
“Dari hasil kasus aktif tersebut, Pemerintah menegaskan tanggal 6 – 20 Juli 2021 dilakukan pengetatan PPKM Mikro, di dalam pengetatan itu, dengan asesmen yang ketat yaitu asesmen tingkat 4, telah ditetapkan 43 Kabupaten/Kota,” katanya.
Airlangga meminta kepada kepala daerah yang kasusnya mengalami peningkatan agar menjalankan PPKM Mikro secara ketat.
“Kami juga meminta agar Pemerintah Daerah mempersiapkan infrastruktur dari pada pelaksanaan PPKM tersebut,” kata dia.
Pemerintah daerah diminta agar memperkuat testing, tracing dan treatmen pada 43 kabupaten/kota tersebut.
“Dalam PPKM Mikro asesmen 4 ini, semua kegiatan masyarakat dihentikan sementara dengan dijalankan 75% work from home, 25% dizinkan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.
(zka/red)
Lebak – Seorang perempuan di Lebak, Banten diduga tenggelam saat mencuci baju bersama anaknya di
Baca Selengkapnya
Cilegon – PLN Indonesia Power UBP Suralaya menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 80.000 liter kepada
Baca Selengkapnya
Serang – Barisan Milenial Banten melaporkan pengelolaan Belanja Jasa Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Banten Tahun
Baca Selengkapnya
Cilegon – Kecenderungan anak pada gawai bisa membuat anak jadi tantrum dan sulit berkomunikasi dengan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Wanita lanjut usia di Cilegon, Banten terpaksa ditandu dari atas gunung usai terpeleset
Baca Selengkapnya
Tangerang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan tim penasihat
Baca Selengkapnya
Cilegon – Tampuk kepemimpinan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon resmi berganti.
Baca Selengkapnya
Cilegon – Badan Anggaran DPRD Kota Cilegon dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar Rapat
Baca Selengkapnya
Cilegon – Gedung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon kebakaran. Api diduga berasal dari
Baca Selengkapnya
Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ihwan, menyoroti capaian realisasi pendapatan daerah yang
Baca Selengkapnya