Pelindo II Banten Gelar Vaksinasi Massal Bagi Insan Pelabuhan
9 Juli 2021
Cilegon - Aktivitas bongkar-muat di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II
9 Juli 2021
Cilegon - Aktivitas bongkar-muat di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II
Cilegon – Aktivitas bongkar-muat di Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Banten terus beroperasi meski PPKM Darurat diberlakukan. Pegawai hingga stakeholders pelabuhan mulai menjalani vaksinasi tahap pertama.
Vaksinasi bagi insan pelabuhan ini mulai dilakukan pada Kamis (8/7) dengan sasaran 1.500 orang. Penyuntikan vaksin dilakukan di area Pelabuhan Banten yang dikelola PT Pelindo II Cabang Banten.
“Kenapa kami menyelenggarakan di sini? Karena kami ini termasuk sektor industri esensial pelabuhan ini. Pelabuhan ini kan bergerak di bidang logistik dan transportasi, jadi nggak boleh kegiatan ini sampai berhenti,” kata General Manager PT Pelindo II Cabang Banten, Agung Fitrianto kepada wartaaan, Jumat (9/7/2021).

Pelabuhan Banten, kata dia, disandari kapal-kapal yang menyuplai kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Agung mengatakan kedatangan kapal-kapal baik luar dan dalam negeri terus berdatangan meski dilanda pandemi Covid-19.
“Banyak disini suplai barang-tenaga kebutuhan sehari hari ini dari sini. Jadi program vaksin ini ya kita lakukan selain untuk pegawai dan keluarganya dan tenaga-tenaga kerja TNO dan keluarganya dan tenant, karena kita satu area nih, udah banyak nih ada yang di tenant di bidang minyak dan sebagainya. Bayangin kalau mereka pada terpapar semua. Makanya adanya vaksin ini diharapkan bisa mengurangi dampak mencegah penyebaran Covid-19 namun tetap kita menjalankan protokol kesehatan,” kata dia.
Agung melanjutkan, vaksin yang diberikan bagi masyarakat maritim di Banten disuplai dari Polda Banten. Pun dengan tenaga kesehatannya langsung didatangkan dari Biddokes Polda Banten.
“Kita juga tahu kalau saat ini sedang PPKM, makanya ini tetap berjalan dan kita menggandeng pihak yang berkompeten dalam hal ini Dokkes Polda Banten,” ujarnya.
Sementara itu, dalam situasi PPKM Darurat, pihak pelabuhan memberlakukan 75 persen kerja dari rumah kepada para pegawainya meski kategorinya masuk dalam sektor esensial.
“Kita sudah menerapkan WFH bahkan sejak awal pandemi, sekarang kan kita sistemnya online, ini sangat membantu ketika pemerintah memutuskan untuk WFH,” kata dia.
(qbl/red)
Serang – Barisan Milenial Banten melaporkan pengelolaan Belanja Jasa Tenaga Ahli Pemerintah Provinsi Banten Tahun
Baca Selengkapnya
Cilegon – Kecenderungan anak pada gawai bisa membuat anak jadi tantrum dan sulit berkomunikasi dengan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Wanita lanjut usia di Cilegon, Banten terpaksa ditandu dari atas gunung usai terpeleset
Baca Selengkapnya
Tangerang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang menolak seluruh eksepsi (keberatan) yang diajukan tim penasihat
Baca Selengkapnya
Cilegon – Tampuk kepemimpinan di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon resmi berganti.
Baca Selengkapnya
Cilegon – Badan Anggaran DPRD Kota Cilegon dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar Rapat
Baca Selengkapnya
Cilegon – Gedung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon kebakaran. Api diduga berasal dari
Baca Selengkapnya
Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ihwan, menyoroti capaian realisasi pendapatan daerah yang
Baca Selengkapnya
Jakarta – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri resmi meningkatkan status penanganan kasus
Baca Selengkapnya
Cilegon – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cilegon, Sokhidin mendukung penuh upaya pembangunan
Baca Selengkapnya