Bagikan
Tim SAR mengevakuasi jasad ABK KMP Mabuhay Nusantara (dok. Basarnas Banten)

Cilegon – ABK KMP Mabuhay Nusantara, Ahmad Fauzi (23) yang hilang di laut Merak ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan berawal dari laporan adanya penemuan mayat di sekitar PLTU Suralaya.

“ABK KMP Mabuhay Nusantara ditemukan dengan kondisi meninggal dunia di dekat daerah Suralaya,” kata Humas Basarnas Banten, Warsito kepada wartawan, Sabtu (3/4/2021).

Menerima laporan itu, tim SAR kemudian mengevakuasi jasad korban. Mayat korban selanjutnya dibawa ke RSUD Cilegon untuk prosea identifikasi.

“Korban dibawa ke RSUD Kota Cilegon untuk proses identifikasi,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang ABK KMP Mabuhay Nusantara, Ahmad Fauzi (23) hilang terbawa arus di laut Merak, Banten. Korban hilang saat berusaha mengambil telepon selulernya yang jatuh ke laut.

Hilangnya korban terjadi pada Rabu (31/3) sekitar pukul 20.50 WIB, saat itu, kapal sedang anchor di perairan Merak. Korban sedang asyik mancing di atas kapal namun telepon selulernya jatuh ke laut.

“Pada saat mancing HP-nya jatuh. Jadi berniat mengambil dengan cara melompat ke air namun karena arus yang deras korban terbawa (arus),” kata Humas Basarnas Banten, Warsito dalam keterangannya, Rabu (31/3/2021).

Rekan korban coba menolong dengan melemparkan life jacket ke arah korban namun korban keburu terbawa arus.

“Temanya membantu menolong dengan melemparkan life jacket namun tidak sampai. Jadi korban terbawa arus dan sekarang dalam pencarian,” kata dia.

KOMENTAR