Bagikan


Cilegon – Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menelepon Dirut PT Krakatau Steel (Persero) Tbk diminta mendistribusikam pasokan oksigen untuk kebutuhan penanganan Covid-19. Produksi oksigen yang dihasilkan akan dialokasikan untuk kebutuhan rumah sakit di Banten dan Jakarta dalam penanganan pasien Covid-19.


“Pada hari Minggu pagi (27/6), kami dihubungi oleh Pak Luhut Panjaitan dalam kaitan membantu memasok oksigen untuk penanganan Covid-19. Setelah dilakukan pengecekan ke pabrik oksigen Krakatau Steel di Cilegon, kami berikan oksigen yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 secara gratis. Kemudian kami berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan dan Wakil Menteri Kesehatan guna eksekusi selanjutnya,” ujar Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim dalam keterangan tertulis, Senin (5/7/2021).


 Krakatau Steel memproduksi oksigen dalam memenuhi kebutuhan pabrik baja pada proses pembuatan baja di semua lini produksi baik dari iron making, steel making, maupun rolling mill. Oksigen terutama digunakan pada proses steel making dalam proses peleburan dan post production untuk membantu proses pemotongan produk. Kebutuhan oksigen Krakatau Steel didistribusikan dari Pabrik Gas Industri (PGI) milik Krakatau Steel sendiri dengan kapasitas 5.000 NM3/jam.


 “Pabrik oksigen Krakatau Steel dapat mengisi 19 botol tabung oksigen secara bersamaan selama 30 menit, sehingga dalam waktu setengah hari kami dapat menghasilkan total 300 botol tabung oksigen,” kata dia.


 Kapasitas tangki penampungan oksigen cair sebesar 100.000 liter atau setara 237.131 NM3 dapat menghasilkan sekitar 39.521 botol oksigen siap pakai. Saat ini Krakatau Steel memiliki 300 tabung gas oksigen masing-masing berkapasitas 6 NM3.

“Pada prinsipnya kami siap mendukung kebutuhan oksigen untuk medis tentunya dengan tetap mempertahankan keberlangsungan dukungan untuk proses produksi produk Krakatau Steel dan sesuai dengan kapasitas yang kami miliki. Dukungan ini sifatnya kemanusiaan dan tidak untuk kepentingan komersial,” ujarnya. 

 (red)

KOMENTAR