Fabregas Utamakan Talenta Muda, Tetap Buka Pintu Pengalaman di Serie A, Strategi Transfer Revolusioner Como FC
15 Januari 2026
Serang, Como 1907, klub yang kini menjadi sorotan di kancah sepak bola Italia, terus menorehkan
15 Januari 2026
Serang, Como 1907, klub yang kini menjadi sorotan di kancah sepak bola Italia, terus menorehkan
Serang, Como 1907, klub yang kini menjadi sorotan di kancah sepak bola Italia, terus menorehkan cerita menarik. Setelah berhasil menembus Serie A setelah penantian 21 tahun pada musim 2023-2024, klub yang dimiliki oleh konglomerat Indonesia ini, Djarum Group, menunjukkan ambisi besar dengan pendekatan unik di bursa transfer. Di bawah arahan pelatih kepala Cesc Fabregas, Como dikabarkan lebih memprioritaskan talenta muda, meski praktik di lapangan menunjukkan adanya perpaduan strategis dengan pemain berpengalaman.
Cesc Fabregas, legenda sepak bola yang kini menakhodai Como, secara eksplisit menyatakan preferensinya terhadap pemain-pemain muda berpotensi tinggi. Dikutip dari Bolasport, Fabregas bahkan “menutup pintu” bagi bintang-bintang veteran, khususnya dari klub besar seperti Manchester City. Pernyataan ini mencerminkan filosofi jangka panjang yang ingin dibangun di klub yang berbasis di tepi Danau Como tersebut. Fabregas melihat investasi pada pemain muda sebagai fondasi untuk pertumbuhan berkelanjutan dan kesuksesan di masa depan.
Namun, strategi transfer Como di bawah kepemimpinan Fabregas tidak sekadar hitam-putih. Meskipun ada penekanan kuat pada pengembangan talenta muda, klub juga menunjukkan kematangan dalam menyeimbangkan skuadnya. Sebagai contoh, pada bursa transfer musim panas 2024, Como merekrut sejumlah nama besar yang membawa pengalaman segudang, seperti Raphael Varane, Sergi Roberto, Alberto Moreno, dan Pepe Reina, yang semuanya didatangkan secara gratis. Kehadiran para veteran ini, yang pernah membela klub-klub top Eropa, menunjukkan bahwa Como menyadari pentingnya kepemimpinan dan mentalitas juara di liga sekompetitif Serie A.
Di sisi lain, komitmen Como terhadap talenta muda tetap terlihat jelas. Klub ini aktif memboyong prospek cerah seperti Nico Paz dari Real Madrid dan Máximo Perrone dari Manchester City, yang datang dengan status pinjaman. Máximo Perrone, meskipun berasal dari Manchester City, adalah pemain muda yang masuk dalam kategori talenta menjanjikan, bukan veteran. Ini mengindikasikan bahwa “penutupan pintu” yang disebut Fabregas lebih ditujukan kepada veteran yang sudah melewati masa puncaknya dan mungkin menuntut gaji tinggi tanpa proyek jangka panjang yang jelas, bukan pada semua pemain dari Man City atau semua pemain berpengalaman.
Serang – Manchester United berhasil menorehkan kemenangan krusial dan penuh kebanggaan dengan menundukkan rival sekota,
Baca Selengkapnya
Serang – Manchester City gagal meraih poin penuh saat bertandang ke markas Southampton dalam lanjutan
Baca Selengkapnya
Hanoi – Timnas Vietnam berhasil memenangkan pertandingan penting melawan Indonesia dengan skor 1-0 dalam laga
Baca Selengkapnya
Yangon – Pertandingan pembuka Grup B Piala AFF 2024 antara Myanmar dan Indonesia berakhir dengan
Baca Selengkapnya
Vientiane – Timnas Putri Indonesia berhasil meraih gelar juara Piala AFF Wanita 2024 setelah mengalahkan
Baca Selengkapnya
Malang – Pada pertandingan BRI Liga 1 yang berlangsung pada tanggal 3 Desember 2024, Arema
Baca Selengkapnya
Serang – Turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF 2024, telah resmi
Baca Selengkapnya
Riffa, Bahrain – Dalam sebuah laga yang penuh emosi dan ketegangan, tim nasional Bahrain dan Australia
Baca Selengkapnya
Jakarta – Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Timnas Indonesia berhasil menorehkan kemenangan bersejarah atas
Baca Selengkapnya