Bagikan

Cilegon – Kadin Cilegon diminta tak terpecah belah hanya karena perbedaan pandangan politik dan beda parpol. Berbeda warna dalam dunia politik itu dinilai hal biasa.

Hal ini disampaikan eks Ketua DPRD Cilegon, Fakih Usman saat menghadiri acara halal bihalal dan silaturahmi Kadin Cilegon pada Selasa (17/5/2022). Menurutnya, berbeda warna di tubuh Kadin adalah hal lumrah.

“Jangan karena persoalan perbedaan warna (politik) kita terpecah. Perbedaan soal warna itu hal yang biasa, sing penting aje ngalih agama bae (yang penting tidak pindah agama saja-red). Kadin itu warna warni, tapi justru itulah kelebihan dan kekuatan Kadin,” kata Fakih Usman, Rabu (18/5/2022).

Tradisi guyub di tubuh Kadin, lanjut Fakih merupakan hal yang harus dipertahankan karena menjadi sumber kekuatan. Dia berpesan agar Kadin tetap guyub meski anggotanya berbeda pandangan politik.

“Jadi jangan karena persoalan-persoalan warna kita terpecah. Justru karena guyubnya Kadin, itu menjadi kekuatan. Mudahan-mudahan kesempatan saya yang diundang oleh Ketua Kadin ini bukan yang pertama dan terakhir, kita bisa bareng-barenglah,” ujarnya.

Sementara, Ketua Kadin Cilegon Sahruji mengatakan kehadiran Fakih Usman sebagai seniornya merupakan motivasi bagi Kadin Cilegon.

“Kehadiran beliau sangat berarti bagi saya, jangankan bicaranya, duduknya beliau saja di sini sudah memberikan motivasi. Karena ini adalah bentuk penghormatan junior kepada seniornya,” kata Sahruji.

Sahruji berharap silaturahmi yang digelar Kadin dapat memotivasi agar Kadin Cilegon semakin maju dengan kekuatan seluruh anggotanya.

“Selain itu melalui silaturahmi di halal bihalal ini saya juga memohon masukan dan pemikiran agar dapat menjadi bekal kita semua sehingga pengusaha daerah ini selalu diberikan kemudahan oleh Allah SWT,” kata dia.

(qbl/red)

KOMENTAR