Krakatau Steel di Ambang Kebangkrutan!
4 Desember 2021
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan kemungkinan PT Krakatau Steel bangkrut dalam
4 Desember 2021
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan kemungkinan PT Krakatau Steel bangkrut dalam
Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan kemungkinan PT Krakatau Steel bangkrut dalam waktu dekat. Ancaman kebangkrutan itu jika 3 langkah yang disebut Erick tak berhasil.
Erick mengungkapkan ancaman kebangkrutan itu diungkap pada rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI pada Kamis (2/12/2001). Ada 3 langkah yang harus dijalankan perusahaan plat merah dengan kode emiten KRAS itu jika tak ingin bangkrut.
“Untuk Krakatau Steel ini memang ada tiga langkah, problem-nya langkah ketiga ini macet. Ada dua restrukturisasi yang harus dijalankan Krakatau Steel, satu negosiasi ulang dengan POSCO ini juga nggak mudah. Tapi memang salah satunya yang sekarang ini krusial, kalau ketiga gagal, kedua gagal, dan pertama gagal maka Desember ini (Krakatau Steel) bisa default,” kata Erick seperti dikutip detikcom, Sabtu (4/12/2021).
Potensi kebangkrutan yang dialami oleh perusahaan plat merah yang bergerak dalam industri baja tersebut disebabkan oleh beberapa persoalan. Pertama, soal renegosiasi dengan PT Krakatau POSCO, perusahaan asal Korea itu merupakan partner bisnis KS dalam pendirian KS POSCO, saham POSCO mayoritas dan KS minoritas, Erick sedang mengupayakan agar kedua perusahaan punya saham 50-50.
“Kita lagi coba untuk jadi 50-50, sampai sekarang belum ada jawaban dari POSCO, namanya juga usaha” ucap Erick dikutip IDN Times.
Persoalan lain adalah masalah Blast Furnice yang tidak kunjung selesai, proyek yang mangkrak sejak 2008 ini menelan investasi US$ 850 juta. Proyek itu menjadi penyebab makin menumpuknya utang perusahaan yang sudah mencapai US$ 2 Miliar atau sekitar Rp 30 triliun.
“Kemaren sempat diskusi dengan perusahaan dari china, mereka ingin ambil tapi enggak jadi karena harga baja yang sedang naik. Jadi untuk membangun pabriknya mereka butuh dua kali lipat, jadi mereka mundur” terang Erick.
Erikc memberikan opsi untuk menyelamatkan perusahaan baja yang selalu dirundung kerugian dan hutang ini dari kebangkrutan, yaitu dengan mengajak Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) untuk berinvestasi di Krakatau Steel.
“Nah ini salah satunya sebenarnya kita mengundang, ini bukan jeruk makan jeruk ya, INA untuk berinvestasi, INA sebenarnya kan kita juga ya untuk investasi, sehingga barangnya enggak lari ke luar” ucap Erick.
(HNR/Red)
Jakarta – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Sales and Operation Region II
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) menegaskan komitmennya dalam
Baca Selengkapnya
Kota Serang – Perkembangan inflasi di Kota Serang sepanjang tahun 2025 menunjukkan dinamika yang cukup
Baca Selengkapnya
SERANG, Upaya mendorong keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banten dalam ekosistem pengadaan barang
Baca Selengkapnya
Serang – Platform Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) Plaza Banten mencatat nilai transaksi atau Gross
Baca Selengkapnya
Serang – Harga emas dunia mencetak sejarah baru pada penghujung tahun 2025, melesat ke level
Baca Selengkapnya
SERANG — Plaza Banten, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik Badan Usaha Milik Daerah
Baca Selengkapnya
Jakarta – Menjelang penghujung tahun anggaran 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghadapi tantangan signifikan
Baca Selengkapnya
Serang – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan performa impresif,
Baca Selengkapnya