Bagikan

Cilegon – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan pernyataan mengejutkan terkait tindakan Israel untuk menduduki kembali Jalur Gaza. Dalam sebuah wawancara dengan program berita CBS 60 Minutes, Biden menyebut bahwa setiap tindakan Israel untuk menduduki kembali Jalur Gaza akan menjadi “kesalahan besar”. Meskipun demikian, Biden juga menekankan bahwa Hamas, yang menguasai wilayah Gaza saat ini, “tidak mewakili seluruh rakyat Palestina”. Biden juga setuju dengan upaya “melenyapkan Hamas” dan menyatakan bahwa harus ada otoritas Palestina serta jalan menuju negara Palestina.

Namun, Biden menegaskan bahwa AS tidak akan terjun dalam perang antara Hamas dan Israel. Ia menyatakan bahwa Israel memiliki kekuatan tempur terbaik di dunia dan bahwa AS akan menyediakan semua yang mereka butuhkan. AS juga telah mengerahkan dua kapal induk ke Mediterania timur sebagai bentuk dukungan kuat kepada Israel.

AS telah menunjukkan dukungan kuatnya kepada Israel dengan mengerahkan dua kapal induk ke Mediterania timur. Langkah ini juga dilakukan oleh Inggris pekan lalu. Biden menyatakan bahwa Israel memiliki salah satu kekuatan tempur terbaik di dunia dan bahwa AS akan menyediakan semua yang mereka butuhkan. Meskipun demikian, Biden menegaskan bahwa AS tidak akan terjun dalam perang antara Hamas dan Israel, dan bahwa hal tersebut tidak diperlukan.

Biden juga mengulangi seruan lama AS untuk solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina. Ia menyatakan bahwa harus ada otoritas Palestina dan jalan menuju negara Palestina. Meskipun Biden menyebut tindakan Israel untuk menduduki kembali Jalur Gaza sebagai “kesalahan besar”, ia juga menekankan bahwa Hamas tidak mewakili seluruh rakyat Palestina.

KOMENTAR