Proyek Rehabilitasi Sekolah SD di Cilegon Dikeluhkan Imbas Tak Libatkan Warga dan Pengusaha Lokal

Proyek Rehabilitasi Sekolah SD di Cilegon Dikeluhkan Imbas Tak Libatkan Warga dan Pengusaha Lokal

7 Oktober 2025

Cilegon - Warga dan pengusaha lokal mengeluhkan proyek rehabilitasi ruang kelas di SD Negeri Taman

Proyek Rehabilitasi Sekolah SD di Cilegon Dikeluhkan Imbas Tak Libatkan Warga dan Pengusaha Lokal

Cilegon – Warga dan pengusaha lokal mengeluhkan proyek rehabilitasi ruang kelas di SD Negeri Taman Baru 1, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon lantaran tak melibatkan warga setempat. Komitmen pemerintah dipertanyakan imbas tak ada pelibatan kedua unsur tersebut.

Pekerjaan rehabilitasi itu diketahui dimulai sejak 12 September 2025 lalu dengan nilai kontrak sekitar Rp198 juta dan jangka waktu 60 hari. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV Palama itu bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) 2025.

“Saya tiga kali ke situ (lokasi). Saya tanya pemborongnya siapa? Orang Serang. Yang kerja dari mana? Dari Sawah Luhur. Kerja udah sebulanan, udah mau beres,” kata salah satu tokoh masyarakat Kubang Lesung yang enggan disebutkan namanya, Selasa (7/10/2025).

Awalnya, dia mengaku tidak mengetahui adanya proyek tersebut, ia mengetahui hal tersebut dari salah seorang satu warga setempat meminta diikutsertakan dalam pekerjaan itu. Menurutnya, ia tidak mengetahui lantaran pelaksana proyek itu tidak pernah berkomunikasi dengan masyarakat setempat dan pihak sekolah.

“Komite Sekolah juga gak ada salam juga ke saya geh. Gak ada permisi. Kata yang kerja pemborongnya datangnya siang. Waktu itu mah yang kerja ada orang 5 kalau gak salah,” katanya.

Tak hanya warga setempat, nihilnya warga hingga pengusaha lokal juga dikeluhkan salah seorang pengusaha, Ahmad Yusdi. Menurutnya, proyek yang seharusnya bisa dilaksanakan oleh warga lokal, justru dikerjakan oleh orang luar Cilegon.

“Pembangunan ini tidak dinikmati oleh masyarakat Cilegon. Tukang aduk dan sebagainya aja bukan warga Cilegon. Sampai sekarang pemborongnya belum pernah komunikasi, baik dengan pihak sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

Yusdi mengatakan, nilai proyek di bawah Rp200 juta atau Penunjukan Langsung itu seharusnya diberikan kepada pengusaha Cilegon berdasarkan aturan yang ia ketahui. Oleh karena itu, Yusdi berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dapat berpihak kepada masyarakatnya.

“Itu kalau gak salah di jaman Pak Edi ada Perwal bahwa di bawah Rp200 juta itu harus orang Cilegon, pengusaha lokal. Mudah-mudahan itu belum dicabut. Kita berharap eksekutif ini memperhatikan betul-betul keberpihakan kepada warga dan pengusaha lokal Cilegon,” tuturnya.

(qbl/red)

Lubang di Jalan Tol Merak Bikin Celaka, Pemudik Diminta Waspada
Lubang di Jalan Tol Merak Bikin Celaka, Pemudik Diminta Waspada

Serang – Hampir sepekan jalan tol Tangerang-Merak baik arah Jakarta maupun Merak berlubang di beberapa

Baca Selengkapnya
ABK Kapal Tongkang yang Jatuh di Puloampel Ditemukan Tewas
ABK Kapal Tongkang yang Jatuh di Puloampel Ditemukan Tewas

Serang – Anak Buah Kapal (ABK) tongkang batu bara dilaporkan terjatuh ke laut di perairan

Baca Selengkapnya
ABK Kapal Tongkang Jatuh di Puloampel, Tim SAR Cari Korban
ABK Kapal Tongkang Jatuh di Puloampel, Tim SAR Cari Korban

Serang – Seorang anak buah kapal (ABK) dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Jetty Bahtera

Baca Selengkapnya
Inspeksi ke Pembangkit di Banten, PLN IP Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan
Inspeksi ke Pembangkit di Banten, PLN IP Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan

Serang – PLN Indonesia Power memastikan pasokan listrik selama Ramadan-Idulfitri aman. Keandalan pasokan listrik khususnya

Baca Selengkapnya
Sakit Saat Berlayar di Merak, Tim SAR Evakuasi Kapten Kapal Tanker Rusia
Sakit Saat Berlayar di Merak, Tim SAR Evakuasi Kapten Kapal Tanker Rusia

Cilegon – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten mengevakuasi kapten kapal tanker Alisabeth

Baca Selengkapnya
Bocah 7 Tahun Hilang Terseret Ombak di Lebak
Bocah 7 Tahun Hilang Terseret Ombak di Lebak

Lebak — Bocah laki-laki berusia 7 tahun, Agnis dilaporkan terseret arus ombak di Pantai Karang

Baca Selengkapnya
Sambut Ramadan 2026, KRAKATAU POSCO Turunkan Relawan Bersihkan Tiga Masjid di Sekitar Perusahaan
Sambut Ramadan 2026, KRAKATAU POSCO Turunkan Relawan Bersihkan Tiga Masjid di Sekitar Perusahaan

Cilegon – PT KRAKATAU POSCO mengerahkan relawan untuk bersih-bersih masjid di sekitar perusahaan dalam rangka

Baca Selengkapnya
PTTUN Menangkan Banding, Slamet Ariyadi Sah Jabat Ketum IKA PMII
PTTUN Menangkan Banding, Slamet Ariyadi Sah Jabat Ketum IKA PMII

Jakarta – Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta memenangkan banding sengketa dualisme di tubuh

Baca Selengkapnya
Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Camara Pandeglang
Pelajar Ditemukan Tewas Tenggelam di Pantai Camara Pandeglang

Pandeglang – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang remaja yang dilaporkan terseret arus ombak di

Baca Selengkapnya
Kolaborasi Krakatau Posco-KPSE, Warlok Dapat Kesempatan Kerja Bergilir di Pabrik Baja
Kolaborasi Krakatau Posco-KPSE, Warlok Dapat Kesempatan Kerja Bergilir di Pabrik Baja

Cilegon – Warga lokal sekitar pabrik baja Krakatau Posco dapat kesempatan kerja bergilir di pabrik

Baca Selengkapnya