sumber gambar; viva.co.id

Bagikan

Cilegon – Pelemahan nilai kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) telah mendorong masyarakat untuk menjual dolar AS dan menukarnya ke rupiah. Hal ini terlihat dari aktivitas di beberapa money changer di Jakarta.

Salah satu money changer yang mengalami peningkatan aktivitas adalah Dolarindo Cabang Melawai. Para penukar dolar AS terlihat memasuki kantor cabang ini dengan membawa sejumlah uang dolar dalam map coklat untuk ditukarkan ke rupiah. Para pegawai Dolarindo pun melayani para tamu yang datang dengan antusias, dan antrian transaksi terus berlanjut hingga sore hari.

Dilansir dari kontan.co.id, Supervisor Dolarindo Cabang Melawai, Iqbal, mengonfirmasi bahwa banyak masyarakat perorangan yang menjual dolar AS saat rupiah melemah. Ia menyebutkan bahwa rata-rata terdapat 100 kali transaksi penjualan dolar AS per hari. Momentum pelemahan rupiah juga meningkatkan jumlah transaksi hingga 50% per hari dari transaksi normal sebelum rupiah melemah. Sebagian besar penukar dolar tersebut membawa jumlah dolar di atas US$ 25.000.

Meskipun begitu, Iqbal menyatakan bahwa masih ada pembeli dolar AS meski jumlahnya tidak banyak. Biasanya, mereka yang membeli dolar AS saat pelemahan rupiah melakukannya untuk tujuan investasi.

Money changer lain yang mengalami peningkatan aktivitas adalah Dua Sisi Money Changer yang berlokasi di Senayan City Mall. Para tamu yang datang ke money changer ini lebih banyak menjual dolar dan menukarnya ke rupiah. Head Branch Dua Sisi Senayan City, Nadia, menyatakan bahwa terdapat sekitar 50 kali transaksi penjualan dolar per hari.

Meskipun penjualan dolar lebih banyak, peningkatan jumlah transaksi tersebut tidak terlalu signifikan. Banyak dari mereka yang tetap membeli dolar meski harga belinya naik akibat pelemahan rupiah. Pembeli dolar tersebut biasanya membutuhkannya untuk keperluan travelling.

Nadia tidak memberikan detail terkait besarnya kenaikan transaksi jual maupun beli dolar di Dua Sisi Money Changer.

Menurut Iqbal dari Dolarindo Cabang Melawai, tren penjualan dan pembelian dolar AS terkait dengan pelemahan atau penguatan rupiah sudah sering terjadi. Saat rupiah melemah, para investor dolar AS cenderung menjual dolar mereka. Sebaliknya, saat rupiah menguat, para investor cenderung membeli dolar AS.

Hal serupa juga dikatakan oleh Nadia dari Dua Sisi Money Changer. Rupiah yang melemah mendorong penjualan dolar, sementara rupiah yang menguat mendorong pembelian dolar.

KOMENTAR