Bagikan

Jakarta – Presiden Joko Widodo menunjuk Laksana Tri Handoko (LTH) sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dia adalah fisikawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Presiden Joko Widodo melantik Laksana Tri handoko sebagai Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (28/4/2021).

Berdasarkan penulusuran ujaran.co sosok Laksana Tri Handoko atau yang sering disapa LTH ini, sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sejak 31 Mei 2018.

Lahir 7 Mei 1968 di Malang, LTH menempuh pendidikan di Jepang. Strata 1 jurusan Fisika diselesiakan di Universitas Kumamoto Jepang, kemudian pada tahun 1995, LTH meraih gelar Master sampai Doktor di Universitas Hiroshima Jepang, bidang fisika teori.

Kiprah Penelitian Fisikawan
Setelah lulus dari Jepang, LTH sudah malang melintang menekuni penelitian dibidang fisika, bahkan hampir bisa disandingkan denga fisikawan dunia atas capaiannya di bidang Fisika.

Berbagai penelitian tentang fisika sudah ia torehkan di luar negeri maupun di dalam negeri dengan bergabung ke berbagai lembaga dunia seperti The Abdus Salam International Center for Theoretical Physics (ICTP) di Italia, Deutsches Elektronen-Synchroton (DESY) di Hamburg Jerman, serta Department of Physics – Yonsei University di Korea Selatan.

Di kancah nasional LTH adalah pionir dan banyak memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan dengan menggagas Grup Fisikawan Teoritik Indonesia dan Masyarakat Komputasi Indonesia. Dari kedua lembaga tersebut, muncul pakar fisikawan yang memberikan sumbangsih penelitian bagi perkembangan ilmu pengetahuan di dalam negeri maupun kancah dunia. Sebagai puncaknya adalah kemunculan jurnal teori pertama di Indonesia, yaitu Journal of Theoretical and Computational Studies – JTCS.

Berbagai fisika teori telah LTH dikembangkan seperti Fisika Kuantum Relativistik, Teori Medan, Teori Grup, Relativitas Khusus serta Fisika Partikel.

Karier Peneliti LIPI

Karier LTH dimulai sebagai peneliti dimulai di Pusat Penelitian Fisika tahun 1987 dan menjadi Kepala Grup Fisika Teori dan Komputasi Pusat Penelitian Fisika tahun 2002-2012. Selanjutnya tahun 2012-2014, menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPI dan naik menjadi Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT) hingga 2018.

Kemudian Laksana Tri Handoko diangkat berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 19M/2021 tentang pengangkatan Kepala BRIN.

BRIN adalah lembaga otonom yang terlepas dari Kemenristek. Pembentukan BRIN mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Gagasan pemisahan BRIN dari Kemenristek mencuat dalam rapat Komisi VII DPR bersama Kemenristek pada awal April 2021 lalu.

Tujuan pemisahannya, agar kelembagaan BRIN sejalan dengan Undang-Undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Di mana pada pasal 48 aturan itu menyebutkan, BRIN merupakan organisasi yang dibentuk presiden melalui perpres.

(zka/red)

KOMENTAR