Bagikan


Cilegon – Pengemudi ojek online hingga pedagang mendapatkan sembako dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon. Bantuan itu diberikan kepada mereka yang terdampak PPKM Darurat.

PPKM Darurat yang sudah berjalan hampir 2 minggu diakui berdampak pada para pedagang dan pengemudi ojek daring karena beberapa ruas jalan di Kota Cilegon ditutup setiap malam.

“Jadi kami melihat pembatasan setiap malam kita adakan penutupan jalan, memang sangat berpengaruh bagi ojek online maupun pedagang karena mobilitasnya terbatas,” kata Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Yusuf Dwi Atmodjo kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Selama PPKM Darurat, lanjut Yusuf, bantuan diberikan kepada para pedagang dan pengemudi ojek daring itu tak lain karena risiko yang ditimbulkan akibat PPKM Darurat. Pihaknya menyadari bahwa dampak ekonomi terhadap pedagang dan ojek daring sangat berpengaruh.

“Kita menyadari disitu ada dampak ekonomi juga, ada dampak resiko kesehatan juga sehubungan mereka sering kontak. Jadi kita mengadakan bantuan PPKM Darurat,” kata dia.

Selain bantuan paket bahan kebutuhan pokok, Satlantas Polres Cilegon juga membagikan masker dan memberikan edukasi terkait protokol kesehatan kepada para driver ojol dan pedagang selama melaksanakan aktifitasnya di tengah pandemi Covid-19.

“Ini akan terus berkelanjutan selama PPKM Darurat. Untuk paketnya itu yang di distribusikan berupa bahan kebutuhan pokok, sekaligus kita melaksanakan edukasi protokol kesehatan juga pembagian masker,” ujarnya.

Terkait dengan penyekatan atau penutupan jalan pada waktu tertentu selama penerapan PPKM Darurat, AKP Yusuf meminta masyarakat untuk dapat memahami dan bekerjasama dengan baik sebagai upaya bersama dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

“Mereka kan beresiko juga, mereka ada yang order antar obat, antar makanan untuk orang sakit, nah ini kita kasih edukasi protokol kesehatan juga,” tuturnya.

(qbl/red)

KOMENTAR