Uang Negara Bisa Hemat Rp 4,3 T Jika Abu Batu Bara PLTU Dimanfaatkan

Uang Negara Bisa Hemat Rp 4,3 T Jika Abu Batu Bara PLTU Dimanfaatkan

17 Maret 2021

ilustrasi

Jakarta - Pemanfaatan

Uang Negara Bisa Hemat Rp 4,3 T Jika Abu Batu Bara PLTU Dimanfaatkan

ilustrasi

Jakarta – Pemanfaatan sisa pembakaran batu bara pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) bisa menghemat uang negara 4,3 triliun hingga 2028. Fly ash and buttom ash (FABA) bisa dimanfaatkan sebagai campuran bahan bangunan.
Segi pemanfaatan itu yang bisa menghemat triliunan uang negara.

Penghematannya terletak pada pembangunan infrastruktur. Hal itu lantaran FABA dapat dimanfaatkan sebagai bahan campuran beton.  

“Pemanfaatan FABA sebagai campuran bahan baku beton berpotensi memberikan efisiensi anggaran pembangunan infra sebesar Rp 4,3 triliun sampai tahun 2028,” ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam konferensi pers virtual pada Senin (15/3/2021) seperti dikutip cnbcindonesia.com.

Tak hanya soal pengehematan uang negara, jika dimanfaatkan, FABA bisa menyerap 500 tenaga kerja baru. Masalahnya, pemanfaatan abu batu bara tersebut dapat menghasilkan pekerja yang nantinya akan memproduksi paving block, batako dan lainnya.

Para pekerja yang bergulat pada pemanfaatan abu batu bara itu juga diprediksi pendapatan mereka akan meningkat Rp 25,3 triliun 10 tahun mendatang, Kementerian ESDM tengah menyusun prosedur guna memanfaatkan FABA dari PLTU. Nantinya, abu batu bara itu akan dimanfaatkan secara optimal.

“Sehingga FABA bisa dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah termasuk ESDM selalu berkomitmen pada isu yang terkait dengan lingkungan,” kata dia.

Gandeng Kementerian PUPR

Kementerian ESDM bakal menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memanfaatkan limbah batu bara dari PLTU guna kebutuhan konstruksi seperti pembangunan jalan.

“Ini yang menjadi pekerjaan jangka pendek untuk segera diselesaikan, dan sudah kami bicarakan dengan PUPR,” kata Rida seperti dikutip kontan.co.id.

Rida mencontohkan, beberapa negara seperti Australia, Amerika Serikat, Jepang, Rusia, Cina, Afrika Selatan, India, dan Korea Selatan tidak memasukkan FABA kategori B3, FABA dikategorikan limbah padat dan sebagai specified by product. Abu batu bara dimanfaatkan menjadi material semen, bahan dasar jalan, reklamasi bekas tambang terbuka, bendungan, dan pertanian.

Lanskap Ekonomi RI di Bawah Komando Prabowo: 18 Bulan Tanpa Perbaikan
Lanskap Ekonomi RI di Bawah Komando Prabowo: 18 Bulan Tanpa Perbaikan

Jakarta – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB

Baca Selengkapnya
PGN Pasok 7.500 MMBtu Gas Bumi ke Industri Kimia di Cilegon
PGN Pasok 7.500 MMBtu Gas Bumi ke Industri Kimia di Cilegon

Cilegon – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Sales and Operation Region II

Baca Selengkapnya
Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional
Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional

Cilegon – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) menegaskan komitmennya dalam

Baca Selengkapnya
Inflasi Kota Serang 2025 Fluktuatif, Menguat di Akhir Tahun
Inflasi Kota Serang 2025 Fluktuatif, Menguat di Akhir Tahun

Kota Serang – Perkembangan inflasi di Kota Serang sepanjang tahun 2025 menunjukkan dinamika yang cukup

Baca Selengkapnya
Plaza Banten dan Peran BUMD Agrobisnis dalam Ekosistem Digital UMKM
Plaza Banten dan Peran BUMD Agrobisnis dalam Ekosistem Digital UMKM

SERANG, Upaya mendorong keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banten dalam ekosistem pengadaan barang

Baca Selengkapnya
Transaksi Plaza Banten 2025 Tembus Rp64 Miliar, Lampaui Target
Transaksi Plaza Banten 2025 Tembus Rp64 Miliar, Lampaui Target

Serang – Platform Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) Plaza Banten mencatat nilai transaksi atau Gross

Baca Selengkapnya
Rekor Baru! Harga Emas Internasional Melambung ke US$4.505, Antam Ikut Meroket
Rekor Baru! Harga Emas Internasional Melambung ke US$4.505, Antam Ikut Meroket

Serang – Harga emas dunia mencetak sejarah baru pada penghujung tahun 2025, melesat ke level

Baca Selengkapnya
PPMSE Plaza Banten Resmi Masuk Inaproc LKPP Versi 6, Tinggal 12 dari 42 PPMSE Nasional
PPMSE Plaza Banten Resmi Masuk Inaproc LKPP Versi 6, Tinggal 12 dari 42 PPMSE Nasional

SERANG — Plaza Banten, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik Badan Usaha Milik Daerah

Baca Selengkapnya
Jelang Akhir Tahun 2025, Hanya 7,67% Kantor Pajak Capai Target Setoran
Jelang Akhir Tahun 2025, Hanya 7,67% Kantor Pajak Capai Target Setoran

Jakarta – Menjelang penghujung tahun anggaran 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghadapi tantangan signifikan

Baca Selengkapnya
Emas Antam Melonjak Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Baru Didorong Ketegangan Global dan Kebijakan Moneter
Emas Antam Melonjak Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Baru Didorong Ketegangan Global dan Kebijakan Moneter

Serang – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan performa impresif,

Baca Selengkapnya