Bagikan

Pandeglang – Kasus Covid-19 di Pandeglang mengalami peningkatan. 200-an warga Kecamatan Majasari terpapar virus Corona.

Juru Bicara Dinas Kesehatan Pandeglang, dr Sule mengatakan lonjakan Covid-19 terjadi lantaran dari awal Majasari menyumbang angka tertinggi Covid-19 di Pandeglang. 

“Memang dari awal majasari menyumbang angka tertinggi kovid di pandeglang, jadi secara kumulatif selama setahun memang majasari paling tinggi,” ujar dr Sule saat dikonfirmasi, Minggu (11/7/2021).

Atas lonjakan itu, pihaknya melakukan penanganan terhadal warga positif Covid-19 di Majasari, Satgas Corvid-19 melakukan testing, tracking, dan treatment agar warga lain yang ditemukan positif Corona bisa ditangani.

“Kita galakan edukasi, dan yang penting testing, tracking. dan treatment, nah dari kegiatan testing dapatlah angka temuan kasus baru. Lalu dilakukan tracking ke kontak erat. Kalo ada yg positif ya kita treatment,” ungkapnya.

Dari hasil testing, tracking, dan treatment itu Satgas menemukan 200 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dia menambahkan sebagian besar yang terkonfirmasi positif tanpa gejala.

“Yah betul ada sekitar 200an yah terkonfirmasi, Sebagian besar kan tanpa gejala. Ataupun ada ya gejala ringan. Jadi cukup dilakukan isman. Nanti faskes dan satgas setempat yg mengontrol keadaan perkembangan dari orang yg isman,” katanya.

Sementara itu, petugas Puskemas Majasari Euis mengatakan, penyebab lonjakan kasus di wilayahnya terjadi karena padatnya penduduk dan masyarakat banyak bekerja di luar daerah.

“Iya betul, banyak terkonfirmasi kasus positif di Majasari karena penduduknya yang padat, dan banyak masyarakat yang bekerja diluar daerah Majasari,” ujar Euis.

(zka/red)

KOMENTAR