2 Pengedar Ganja Online di Banten Ditangkap Polisi
28 November 2025
Serang - Dua pengedar ganja asal Pandeglang, Banten ditangkap polisi dengan barang bukti 3 kilogram.
28 November 2025
Serang - Dua pengedar ganja asal Pandeglang, Banten ditangkap polisi dengan barang bukti 3 kilogram.
Serang – Dua pengedar ganja asal Pandeglang, Banten ditangkap polisi dengan barang bukti 3 kilogram. Ganja tersebut didapat para pelaku melalui jalur daring.
Kedua pelaku yakni BD (22) dan RA (28) ditangkap di lokasi terpisah. BD ditangkap di Labuan sementara RA ditangkap di Saketi. Polisi awalnya menangkap BD di Labuan, sejumlah barang bukti siap edar disita dari tangan pelaku.
“Penangkapan pertama tersangka BD dilakukan pada Hari Selasa, 18 November 2025, sekitar pukul 19.30 WIB. Tersangka BD diamankan di sebuah gang pinggir jalan di Kp. Glondong Lor, Desa Kalanganyar, Kecamatan, Labuan, Kabupaten Pandeglang. Dari penggeledahan, ditemukan 2 paket lakban berisi bahan/daun diduga Ganja dengan berat bruto \pm 3,16 gram di saku celana sebelah kiri BD,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Kombes Wiwin Setiawan, Jumat (28/11/2025).
Berdasarkan keterangan BD, ganja tersebut didapatkan dari pelaku berinisial SS yang saat ini berstatus DPO. Polisi melakukan pengembangan dengan mendatangi ke rumah SS di Kampung Baru, Kecamatan Labuan, Kab. Di rumah SS petugas menemukan barang bukti tambahan berupa Ganja dengan berat bruto total 511,84 gram dan 1 buah timbangan elektrik.
“Pengembangan lebih lanjut mengarah pada informasi pengiriman Ganja, yang kemudian berujung pada penangkapan Tersangka RA pada Rabu, 26 November 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas awalnya mengamankan seorang laki-laki berinisial RF di Kantor Pos Saketi, Kab. Pandeglang, yang sedang mengambil paket,” katanya.
Setelah diinterogasi, paket tersebut diakui milik RA. Petugas kemudian mengembangkan kasus ke rumah RA di Langeunsari, Saketi. Polisi berhasil mengamankan RA di dalam rumahnya. Paket yang dibuka di lokasi pengamanan RA berisi narkotika jenis ganja yang terbagi dalam tiga kotak, dengan berat bruto total \pm 2.243 gram.
“Tersangka BD mendapatkan ganja dari SS dan FS (DPO) yang sudah dibuat paket-paket kecil siap edar-sistem titip atau sebar di Labuan Pandeglang, dengan upah Rp10.000 per titik,” ujarnya.
Wiwin mengatakan, pelaku RA mendapatkan ganja melalui akun media sosial Instagram dengan nama akun @CANNABIS dan bekerja sama untuk menyebarkan Ganja untuk mendapatkan keuntungan uang.
Para pelaku disangkakan melanggar Pasal 114 Ayat (1) dan/atau Pasal 111 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Ancaman hukuman untuk para pelaku adalah pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar,” ujarnya.
(drm/red)
Cilegon – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Baca Selengkapnya
Cilegon– Keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab di lingkungan kerja, tetapi juga merupakan bagian penting
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Indo Raya Tenaga (IRT) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Pulau Merak Kecil,
Baca Selengkapnya
Cilegon – Mantan calon Wali Kota Cilegon, Isro Mi’raj ditunjuk menjadi Ketua DPC PKB Cilegon.
Baca Selengkapnya
Jakarta – PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat
Baca Selengkapnya
Serang – Mahasiswa Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMAN 1 Ciomas
Baca Selengkapnya
Cilegon – Pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) di Gerem, Cilegon meledak. Suara ledakan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Semangat persatuan dan nasionalisme terus digaungkan sebagai wujud komitmen dalam membangun bangsa yang
Baca Selengkapnya
Lebak – Suami Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PDIP Emut Mulyanah yakni Agus Wisata
Baca Selengkapnya
Cilegon – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kota Cilegon periode 2026-2030
Baca Selengkapnya