Putus Mata Rantai Radikalisme, BPIP-DPR RI Gelar Sosialisasi Pengamalan Pancasila
25 Agustus 2025
Cilegon – Badan Ideologi dan Pembina Pancasila (BPIP) Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi
25 Agustus 2025
Cilegon – Badan Ideologi dan Pembina Pancasila (BPIP) Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi
Cilegon – Badan Ideologi dan Pembina Pancasila (BPIP) Bersama Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PAN, Edison Sitorus menyampaikan pentingnya sosialisasi dan penguatan nilai-nilai Pancasila agar bangsa Indonesia terhindar dari ancaman radikalisme.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila kepada kelompok masyarakat dengan tema “Implementasi Nilai Pancasila dalam Pendidikan Karakter Masyarakat.”
“Kita melakukan sosialisasi Pancasila supaya tidak ada lagi radikalisme. Sesuai ideologi kita, ideologi Pancasila. Jadi harus tetap dijaga dan dipelihara agar Indonesia ini aman dan sejahtera,” tegas Edison, Senin (25/8/2025) melalui keterangannya.
Tak hanya itu, Edison juga menyinggung program Presiden Prabowo Subianto yang selaras dengan nilai Pancasila, khususnya program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak sekolah di seluruh Indonesia. Menurutnya, program tersebut akan sangat membantu masyarakat kurang mampu sekaligus menjadi langkah strategis mengurangi stunting.
Sementara itu, Direktur Pelaksana Diklat
BPIP RI, Sadono Sriharjo,menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan yang melibatkan berbagai
elemen masyarakat tersebut. Ila menegaskan bahwa BPIP RI hadir sebagai mitra strategis DPR RI dalam memastikan
pembinaan ideologi Pancasila berjalan efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Program ini sebagai wujud nyata penanaman nilai-nilai Pancasila dan ke Bhinnekaan agar dapat diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ucap Sadono lebih tegas lagi.
Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PAN, Dede Rohana Putra, yang juga hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya implementasi Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila ini gampang dihafal, gampang dibaca. Tapi mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari itu yang sulit. Karena itu, pembinaan ideologi Pancasila harus berkesinambungan. Masyarakat tidak hanya sekadar menghapal, tapi juga harus menerapkannya baik dalam keluarga, masyarakat, dunia kerja, maupun lingkungan sosial,” kata Dede.
Acara yang diselenggarakan tanggal 24 Agustus di Islamic Centre ini diharakan agar melalui gerakan kebajikan Pancasila, masyarakat semakin memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai dasar bangsa demi terciptanya Indonesia yang damai, adil, sejahtera, dan siap menyongsong generasi emas 2045.
(qbl/red)
Lebak – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di perairan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) mendapat dana
Baca Selengkapnya
Jakarta – Sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rencana yang mengkhawatirkan terkait kedaulatan
Baca Selengkapnya
Lebak – Seorang warga negara asing asal China dilaporkan tenggelam di pantai Cibobos, Cihara, Lebak,
Baca Selengkapnya
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi janji manis kampanye Presiden Prabowo terus
Baca Selengkapnya
Suralaya – Siaga kelistrikan menjadi agenda rutin tahunan untuk memastikan operasional pembangkit listrik optimal selama
Baca Selengkapnya
Cilegon – Anggota DPRD Kota Cilegon, Fachri Mohammad Rizki menggelar kegiatan buka puasa bersama di
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Krakatau Posco bersama Pemerintah Kota Cilegon menggelar kegiatan packing donation sebanyak 1.200
Baca Selengkapnya
Cilegon – Sebagai bentuk partisipasi kepada Pemerintah Kota Cilegon pada program mudik gratis tahun ini,
Baca Selengkapnya
Serang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menahan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil
Baca Selengkapnya