Alat Pengolah Sampah Minim Emisi Garapan Warga-PLN IP Diapresiasi Kementerian ESDM

Alat Pengolah Sampah Minim Emisi Garapan Warga-PLN IP Diapresiasi Kementerian ESDM

29 Agustus 2025

Cilegon - Alat pengolah sampah garapan warga Cibeber, Cilegon kolaborasi dengan PT PLN Indonesia Power

Alat Pengolah Sampah Minim Emisi Garapan Warga-PLN IP Diapresiasi Kementerian ESDM

Cilegon – Alat pengolah sampah garapan warga Cibeber, Cilegon kolaborasi dengan PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya diapresiasi Kementerian ESDM. Alat pengolah sampah yang diberi nama Tungku Sangkrah ini mampu mengolah residu hasil pembakaran jadi paving block.

Alat pengolah sampah ini digarap oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) Gebers Cemerlang bekerja sama dengan perusahaan plat merah PLN Indonesia Power UBP Suralaya. Kelompok masyarakat ini mulanya mengumpulkan sampah dari warga melalui bank sampah untuk kemudian diolah menjadi paving block.

Sampai-sampai yang terkumpul kemudian dipilah di gudang pengumpulan sampah, mulai sampah organik dan non-organik. Sampah diolah dengan cara dibakar di sebuah alat yang diberi nama Tungku Sangkrah, dalam bahasa Cilegon, Tungku Sangkrah berarti dapur sampah.

“Alat ini alat pembakaran sampah organik dan non-organik, sampah yang dibakar ini lama-lama jadi abu. Nah abunya keluar dengan sendirinya dari lubang di bawahnya itu nanti terkumpul, kita ayak kita jadikan buat campuran FABA dari Indonesia Power, kita campurkan pasir dan semen sehingga terbentuk dengan komposisi yang lumayan bagus sudah diuji lab juga itu nyampe sekitar 200 K,” kata Ketua KSM Gebers Cemerlang, Salman di Cilegon, Jumat (29/8/2025).

Setiap hari, sampah yang dibakar mencapai 200 kg baik sampah organik dan non-organik dalam 1 Tungku Sangkrah tersebut. Sampah dibakar dan residunya digunakan untuk campuran pembuatan paving block.

“Untuk diolah jadi paving block itu prosesnya dari sisa pembakaran itu jadi abu, abunya kita ayak, setelah kita ayak baru kita campur dengan FABA, kita campur juga dengan pasir dan semen sehingga kita bikin sebuah produk paving block ini, cuma di sini masih manual,” ujarnya.

Kelebihan lain alat pengolah sampah ini dinilai minim emisi lantaran asapnya dilahirkan ke bak yang berisi enceng gondok. Tanaman itu disebut dapat menekan emisi dari pembakaran sampah tersebut. Asap yang dihasilkan dari pembakaran sampah pun minim.

“Sehari bisa sampai 25 meter (paving block). Kalau sampahnya sendiri satu pembakaran itu 1 kuintal (6 jam proses pembakaran), dari 1 kuintal itu mendapatkan abu paling maksimal 5 kg,” katanya.

Sementara, Koordinator Humas dan Layanan Informasi Publik Kementerian ESDM, Pandu Satria Jati mengatakan, pihaknya bakal mengawal pembuatan Tungku Sangkrah itu untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual.

“Mudah-mudahan bisa cepat dapat Hak Kekayaan Intelektual, saat ini kami memonitor (pengajuan HKI) kalau nanti ada kendala,” katanya.

Pandu mengatakan, pihaknya bersama Badan Percepatan dan Pengentasan Kemiskinan mengapresiasi terkait inovasi warga yang diampu oleh PT PLN Indonesia Power ini.

“KSM Gebers Cemerlang ini melakukan beberapa inovasi salah satunya memberdayakan masyarakat melalui bank sampah. Tungku Sangkrah ini PLN IP memberikan informasi bahwa ini bisa mengolah sampah dan hasilnya di akar dan diujicobakan di ember yang ada Enceng gondoknya, rendah emisi,” tuturnya.

(qbl/red)

Ini Fakta Gempa Kepulauan Seribu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Ini Fakta Gempa Kepulauan Seribu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

​Jakarta – Peristiwa gempa Kepulauan Seribu bermagnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah perairan DKI Jakarta pada

Baca Selengkapnya
Selat Sunda, Anak Krakatau, dan Penantian yang Belum Usai
Selat Sunda, Anak Krakatau, dan Penantian yang Belum Usai

Pandeglang – Selat Sunda kini bukan sekadar bentangan air yang memisahkan dua pulau; ia menjelma

Baca Selengkapnya
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan

Pandeglang – Gelombang tinggi mencapai 4 meter dan tiupan angin kencang menerjang Perairan Selat Sunda,

Baca Selengkapnya
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Pandeglang – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian speed boat yang hilang kontak di perairan

Baca Selengkapnya
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pandeglang – Rombongan jurnalis hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju

Baca Selengkapnya
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara

Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan sementara operasional penerbangan akibat ancaman sebaran abu vulkanik

Baca Selengkapnya
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer

Serang – Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda kembali mengalami rangkaian erupsi menerus

Baca Selengkapnya
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M

Serang – Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Banten membongkar skandal dugaan korupsi pengajuan

Baca Selengkapnya
Sindikat Spesialis Curi Mobil Pikap di Banten Dibongkar, 11 Unit Diamankan
Sindikat Spesialis Curi Mobil Pikap di Banten Dibongkar, 11 Unit Diamankan

Serang – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat spesialis pencurian kendaraan roda empat jenis

Baca Selengkapnya
Sajikan Ayam Masih Mentah, Wabup Serang Minta Pemilik Dapur Perketat Quality Control
Sajikan Ayam Masih Mentah, Wabup Serang Minta Pemilik Dapur Perketat Quality Control

SERANG — Penyajian menu ayam yang masih mentah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di

Baca Selengkapnya