Baja Cilegon Diekspor ke Kanada, Nilainya Capai Rp 78 Miliar
24 Juni 2026
Cilegon - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melepas ekspor baja fabrikasi senilai Rp 78 Miliar ke Kanada
24 Juni 2026
Cilegon - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melepas ekspor baja fabrikasi senilai Rp 78 Miliar ke Kanada
Cilegon – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melepas ekspor baja fabrikasi senilai Rp 78 Miliar ke Kanada di kawasan industri, Cilegon. Komoditas baja menurut Kemendag jadi komoditas ekspor siginifikan di Indonesia.
“Hari ini kita menyaksikan pelepasan ekspor baja PT Trimitra Fabrikasi Engineering senilai Rp 78 miliar untuk semester 1. Jadi tentunya kita dari Kementerian Perdagangan men-support ya upaya untuk peningkatan ekspornya karena baja itu juga merupakan produk ekspor utama untuk Indonesia. Jadi perlu sama saja untuk kita dukung. Nah, mudah-mudahan ke depan ekspor produk baja kita juga bisa semakin meningkat ya,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi di Cilegon, Selasa (23/6/2026).
Fajarini mengatakan, pada 2025 lalu, ekspor baja mencapai 10,5 persen. Kemendag mencatat produk baja merupakan salah satu komoditas ekspor baja merupakan penyumbang devisa yang signifikan. Pada kuartal I 2026, ekspor baja ke beberapa negara hampir mencapai 10 persen.
“Hampir 10 persen di periode kuartal I, mudah-mudahan bisa mengalami peningkatan pada kuartal II seiring dengan kondisi global yang mulai mereda,” katanya.
Sejauh ini, kata Fajarini, Kemendag menyediakan akses pasar ekspor di 33 negara yang bekerja sama dengan Indonesia melalui perjanjian perdagangan. Pelaku usaha bisa memanfaatkan akses tersebut untuk pemasaran produk yang akan diekspor.
“Nah, kalau dukungan pemerintah untuk ekspor kalau dari Kementerian Perdagangan ini kan kita ada dukungan akses pasar ya. Pasar ini tadi membuka melalui perjanjian perdagangan. Terus satu lagi dengan program dari lokal untuk global kita membantu juga untuk pemasaran produknya dengan mengandalkan tentunya perwakilan kita yang ada di luar negeri,” ujarnya.
Sementara, Direktur Utama PT Trimitra Fabrikasi Engineering, Vinsensius Bobby Arianto mengatakan, total baja struktur yang diekspor ke Kanada ini mencapai 3.011 matrix ton atau senilai Rp 78 Miliar.
“Hari ini semester II melepas 3.011 matrix ton atau senilai Rp 78 miliar. Pencapaian ini kita juga pasti banyak di-support lah sama Kemendag sama Pemrov sama Pemkot,” katanya.
Bobby mengatakan, pabriknya sejak 2025 sudah mengekspor baja struktur ke Singapura, Australia, dan Kanada. Semester II 2026, produk baja fabrikasi ini akan diekspor ke beberapa negara di Uni Eropa, Thailand, dan Amerika.
“Iya, sudah kontainer ke 79. Jadi, kita sudah ekspor dari ee Juli 2025. Jadi ini tepat setahun kita ekspor. So far kita sudah mencapai Australia, Kanada Singapura. Di second semester di semester 2 ini kita akan meng-cover Thailand, Amerika, Inggris, Uni Eropa seperti itu,” ujarnya.
SERANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten terus bergerak maju dalam memperkuat ekosistem
Baca Selengkapnya
Jakarta – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Sales and Operation Region II
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) menegaskan komitmennya dalam
Baca Selengkapnya
Kota Serang – Perkembangan inflasi di Kota Serang sepanjang tahun 2025 menunjukkan dinamika yang cukup
Baca Selengkapnya
SERANG, Upaya mendorong keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banten dalam ekosistem pengadaan barang
Baca Selengkapnya
Serang – Platform Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) Plaza Banten mencatat nilai transaksi atau Gross
Baca Selengkapnya
Serang – Harga emas dunia mencetak sejarah baru pada penghujung tahun 2025, melesat ke level
Baca Selengkapnya
SERANG — Plaza Banten, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik Badan Usaha Milik Daerah
Baca Selengkapnya