Bagikan
ilustrasi bom : pixabi

Jakarta – Ledakan terjadi di depan pintu gerbang gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi menyebut pelaku tewas dan 14 luka-luka.

Ledakan diduga bom bunuh diri terjadi pada Minggu (28/3/2021) pukul 10.20 WIB. Ditemukan potongan tubuh diduga pelaku bom bunuh diri. Polisi menyebut pelaku diduga 2 orang menaiki sepeda motor mencoba masuk ke halaman gereja sebelum ledakan terjadi.

“Setelah kita lakuka pengecekan dan mencari beberapa info terkait ledakan tadi memang kita mendapat informasi bahwa ada 2 orang yang berboncenagan menggunakan kendaraan roda dua jenis matik nomor polisi DT 5984 ND diduga dinaiki oleh 2 orang yang kemudian terjadi ledakan di depan pintu gerbang gereja Katedral Makasar,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono di Jakarta, Minggu (28/3/2021).

Kedua terduga pelaku awalnya ingin masuk ke pelataran gereja, namun melihat kondisi ramai dan jemaat keluar gereja, pelaku akhirnya meledakkan bom di depan pintu gerbang gereja.

“Pada awalnya memang pelaku diduga menggunakan roda dua ini dia akan memasuki pelataran gereja yang kebetulan bahwa jam tersebut sudah selesai kegiatan misa, mungkin karena banyak melihat yang keluar gereja, memang jemaatnya separuh karena mengikuti protokol kesehatan. Kedua orang yang mau masuk tadi dicegat oleh sekuriti dan terjadi ledakan,” ujarnya.

Argo mengatakan, ada 14 orang korban luka-luka termasuk sekuriti gereja akibat ledakan bom bunuh diri. Semuanya sedang menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Makassar.

“Jadi ada 14 korban yang masih dalam perawatan,” kata dia.

Dua orang diduga pelaku bom bunuh diri tewas di lokasi kejadian. Polisi masih menyelidiki kasus ledakan ini. Tim masih melakukan olah TKP untuk mengetahui apakah bom yang digunakan low atau hight explossif.

KOMENTAR