Kementerian Kependudukan Harap TPA Binaan PLN IP Suralaya Bisa Jadi Percontohan
28 Oktober 2025
Cilegon - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Afiatus Salamah
28 Oktober 2025
Cilegon - Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Afiatus Salamah
Cilegon – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Afiatus Salamah mengapresiasi Tempat Penitipan Anak (TPA) binaan PT PLN Indonesia Power UBO Suralaya. Peran industri terhadap pembinaan TPA diharapkan dapat mewujudkan keluarga sejahtera.
TPA Buah Hati Kita di Cibeber, Cilegon jadi TPA binaan anak perusahaan PLN itu disebut bisa jadi salah satu contoh industri lain dalam berkolaborasi menjadikan TPA yang aman dan nyaman.
“Kita sudah terjalin itu untuk menjadikan Tamasya lebih baik itu perusahaan-perusahaan membantu untuk pelayanan di situ dari Kemendukbangga, untuk lain-lain itu bisa dikolaborasikan oleh PT yang ada di masing-masing,” kata Ketua DWP Kemendukbangga, Afiatus Salamah, Selasa (28/10/2025).
Kehadiran industri dalam pembinaan TPA diharapkan dapat menjadikan masyarakat yang bekerja lebih aman dan nyaman. TPA atau Day Care saat ini menjadi solusi bagi masyarakat memiliki anak namun kedua orang tuanya sama-sama bekerja.
“Urgensinya adalah untuk membuat masyarakat yang bekerja menjadi lebih aman, lebih sehat, dan lebih sayang anaknya untuk masa depan 2045 yang menjadi Indonesia Emas,” katanya.
Sementara, Manager SDM dan Humas PT PLN Indonesia Power Suralaya, Andi Dwi Laksono mengatakan, pihaknya bakal terus berusaha untuk memberikan dukungan terhadap TPA yang ada agar lebih baik.
“Kami PLN Indonesia Power sudah melakukan support terhadap TPA beberapa waktu lalu mengadakan program untuk anak-anak juga diajari PHBS, infrastrukturnya dari kami, kita juga mengadakan pelatihan-pelatihan yang didukung dari kami untuk pengajar atau pendidik di sini,” ujarnya.
Pihaknya berharap, TPA ini bisa jadi percontohan bagi industri lain khususnya di Cilegon. Menurutnya, kehadiran industri di bidang pembinaan TPA menjadi penting karena para pekerjanya menjadikan solusi TPA sebagai tempat bagi anak-anak yang nyaman dan aman.
“Harapan kami ini bisa menjadi TPA percontohan terkait kolaborasi dengan industri. TPA menjadi salah satu solusi dan tempat nyaman dan aman, kami harap terus berkembang, jangan khawatir kami dari industri juga siap mendukung,” katanya.
(qbl/red)
Serang – Sopir dan kernet bus Asli Prima menusuk calon penumpangnya di Serang, Banten. Penusukan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Orang tua sering kali menganggap remeh keluhan ringan seperti sakit perut, muntah, atau
Baca Selengkapnya
Cilegon – Kelompok pemuda di Tegal Ratu, Cilegon merilis hasil karya tangan berupa produk kebersihan
Baca Selengkapnya
Bandung – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada awal September lalu memunculkan gumuk baru
Baca Selengkapnya
Serang – Penemuan mayat Mr. X di pulau Enggano, Bengkulu pada hari kelima pencarian rombongan
Baca Selengkapnya
Lebak – Seorang bocah berusia 7 tahun tercebur sumur saat hendak mengambil tasnya di Lebak,
Baca Selengkapnya
Jakarta – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan penurunan tingkat aktivitas
Baca Selengkapnya
Tangerang – Warga di Rajeg, Kabupaten Tangerang mengacungkan golok saat menolak kegiatan ibadah jemaat Gereja
Baca Selengkapnya
Serang – Rusia menyatakan akan memperkuat serangan ke Kyiv sebagai balasan atas gempuran drone Ukraina
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke
Baca Selengkapnya