PLN IP Suralaya Sulap 2 Hektare Lahan Eks Tambang Jadi Area Pertanian-Hutan Tanaman Energi
16 Desember 2025
Cilegon - PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya menyulap 2 hektare lahan eks tambang pasir
16 Desember 2025
Cilegon - PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya menyulap 2 hektare lahan eks tambang pasir
Cilegon – PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya menyulap 2 hektare lahan eks tambang pasir di Cilegon jadi area pertanian. Selain dimanfaatkan untuk pertanian, lahan eks tambang juga ditanami pohon Hutan Tanaman Energi (HTE).
Lahan eks tambang ini dimanfaatkan jadi pertanian terpadu. Tanaman sayur mayur seperti pokcoy, kacang tanah, dan cabai ditanam di lahan eks tambang tersebut. Lahan pertanian eks tambang ini menggunakan pupuk yang dimanfaatkan dari sisa pembakaran batubara atau fly ash bottom ash (FABA) PLTU Suralaya.
“Saat ini, 70% lahan telah dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pertanian, mulai dari budidaya tanaman, pemanfaatan limbah FABA sebagai media tanam, serta pengembangan ekosistem tanaman keras,” kata General Manager PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya, Burlian Prasetyo, Selasa (16/12/2025).
Selain dimanfaatkan untuk lahan pertanian, lahan eks tambang ini juga dijadikan peternakan ikan dan Hutan Tanaman Energi (HTE). Tanaman HTE ini nantinya akan dimanfaatkan sebagai campuran batubara dalam rangka pengurangan emisi.
“Ada banyak, 10.000 bibit lele, 10 bedeng tanaman hortikultura seperti pokcoy, kacang tanah, jagung, cabai, sawi, timun, gamal, tomat, bawang merah. Juga paving block berbahan FABA, ada juga 500 pohon HTE telah dialokasikan sebagai bagian dari program pengembangan lingkungan berkelanjutan. Penggunaan FABA sebagai media tanam sekaligus menunjukan inovasi pemanfaatan limbah agar memiliki nilai guna,” ujarnya.
Selain itu, program pemanfaatan lahan eks tambang ini juga menerapkan konsep pengelolaan sampah organik sebagai bagian dari pertanian berkelanjutan. Sampah makanan juga dimanfaatkan menjadi pupuk organik padat yang dapat menyuburkan tanah, sementara Lindi hasil olahan organik dari bahan bakar jumputan padat (BBJP) dikembangkan sebagai pupuk organik cair untuk meningkatkan kesuburan tanaman.
“Pemanfaatan kedua bahan organik ini memperkuat konsep ekonomi sirkular, di mana limbah menjadi sumber daya bernilai. PLN Indonesia Power Suralaya dalam merevitalisasi lahan pasca tambang telah menarik banyak pihak untuk datang dan belajar. Hal ini menjadikan program PETERPAN sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat maupun pihak-pihak terkait,” ujarnya.
(qbl/red)
Serang – Pulau Greenland, wilayah otonom Denmark yang kaya akan sumber daya dan memiliki posisi
Baca Selengkapnya
CIlegon, Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas, memicu kekhawatiran global akan potensi konflik berskala besar.
Baca Selengkapnya
Cilegon – Eks anggota DPRD Cilegon, Ismatullah menggugat salah satu perusahaan di Cilegon soal sengketa
Baca Selengkapnya
Cilegon – Polisi menetapkan Heru Anggara (31) sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap anak politisi PKS
Baca Selengkapnya
Serang – Banjir melanda Padarincang, Kabupaten Serang pada Minggu (28/12) kemarin. Seorang warga dilaporkan tewas
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Krakatau Posco melalui program Posco 1% Foundation resmi meluluskan 82 peserta angkatan
Baca Selengkapnya
Serang – Kabar duka menyelimuti Libya setelah Kepala Staf Angkatan Darat negara itu, Mayor Jenderal
Baca Selengkapnya
JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap
Baca Selengkapnya
Jakarta – PT PLN Indonesia Power UBP Suralaya kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional
Baca Selengkapnya
SEMARANG – Sebuah kecelakaan tunggal tragis menimpa bus pariwisata PO Cahaya Trans di ruas Tol
Baca Selengkapnya