Selaraskan Visi Sekolah, Pramuka SMAN 4 Pandeglang Terapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di TKC 2026
20 September 2026
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke
20 September 2026
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke Calon (TKC) 2026 pada 18–20 September 2026. Berlokasi di bumi perkemahan lingkungan hutan sekolah, perkemahan ini mengusung tema Sanskerta Dharma, Vidya, Vinaya, Prakrti Raksa yang diintegrasikan langsung dengan implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Penggunaan tema berunsur filosofis tersebut dirancang agar sejalan dengan visi utama SMAN 4 Pandeglang, yaitu Agamis, Berprestasi, Disiplin, dan Peduli Lingkungan.
Pembina Pramuka SMAN 4 Pandeglang, Ahmad Bachtiar Faqihuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini dikemas interaktif untuk memperkuat pembentukan karakter peserta didik.
“Rangkaian kegiatan ini lebih menitikberatkan kepada penerapan internalisasi visi sekolah dengan nilai kepramukaan terhadap peserta didik tanpa menghilangkan esensi kedisiplinan, kebersamaan, menjaga kebersihan, dan tata tertib sekolah,” ujar Ahmad Bachtiar Faqihuddin.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti serangkaian agenda seperti mendirikan tenda, night movie, api unggun, penjelajahan alam, pentas seni, hingga perlombaan. Seluruh kegiatan dibingkai dalam penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Panitia kegiatan, Rosi Siumapari, menegaskan bahwa nilai-nilai kebiasaan hebat tersebut pada dasarnya telah selaras dengan kepramukaan dan diterapkan langsung dalam ritme perkemahan.
“Tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat sebetulnya sudah ada dalam Pramuka. Kegiatan TKC ini diisi dengan beribadah berjamaah, tidur lebih awal, gemar belajar, berolahraga pagi melalui senam, makan sehat secara bersama, bangun pagi lebih awal, serta bermasyarakat melalui penjelajahan di sekitar kawasan Menes,” jelas Rosi.
Melalui penjelajahan di lingkungan masyarakat sekitar Menes, para anggota Pramuka diajak untuk melatih kepedulian sosial serta interaksi kemasyarakatan secara langsung.
Pada acara penutupan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Pandeglang, Ita Roslita, memberikan apresiasi sekaligus pesan mendalam kepada seluruh peserta agar pembiasaan positif selama kegiatan terus berlanjut.
“Kegiatan TKC 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang tahunan semata, tetapi mampu diinternalisasikan dalam kehidupan nyata peserta didik,” ujarnya.
(zka/red)
Serang– Perusahaan peleburan timbal PT Genesis Regeneration Smelting (PT GRS) didakwa melakukan pencemaran limbah bahan
Baca Selengkapnya
Banten – Gempa magnitudo 5,2 berpusat di Bayah, Banten terjadi pada Jumat (18/9/2026) malam. Gempa
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Upaya pencarian dan pertolongan terhadap 5 jurnalis, 2 ABK, dan 1 pemandu kapal
Baca Selengkapnya
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian delapan korban speed boat yang mengalami
Baca Selengkapnya
Bali – PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya memborong tujuh penghargaan dalam ajang
Baca Selengkapnya
Cilegon – Tiga unit rumah toko (ruko) peralatan pabrik di Lingkungan Tegal Tong RT 01
Baca Selengkapnya
Jakarta – Peristiwa gempa Kepulauan Seribu bermagnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah perairan DKI Jakarta pada
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Selat Sunda kini bukan sekadar bentangan air yang memisahkan dua pulau; ia menjelma
Baca Selengkapnya