Akademisi hingga Tokoh Banten Angkat Bicara Soal Iti Jayabaya Ancam Santet Moeldoko

Akademisi hingga Tokoh Banten Angkat Bicara Soal Iti Jayabaya Ancam Santet Moeldoko

10 Maret 2021

Bupati Lebak Iti Oktavia

Akademisi hingga Tokoh Banten Angkat Bicara Soal Iti Jayabaya Ancam Santet Moeldoko

Bupati Lebak Iti Oktavia Jaya Baya (dok. isntagram @viajayabaya)

Serang – Akademisi hingga tokoh Banten angkat bicara soal ancaman Ketua DPD Partai Demokrat Banten, Iti Oktavia Jayabaya yang akan mengirim santet ke Moeldoko. Akademisi menyarankan Iti segera minta maaf, tokoh Banten merespons bahwa Banten bukan kota santet.

Pernyataan Iti Jayabaya menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, apa yang diucapkan oleh Ketua Partai Demokrat Banten ini dianggap tidak layak diucapkan oleh seorang pemimpin karena segala tindakan dan ucapanya diperhatikan oleh masyarakat.

Iti sendiri sudah memberikan klarifikasi, bahwa soal santet yang diucapkanya itu hanyalah kiasan atau istilah bahwa beliau akan pasang badan untuk membela AHY dan Partai Demokrat dari “perampok partai”.

Akademisi Untirta, Ikhsan Ahmad mengatakan, Iti sebaiknya segera minta maaf perihal ucapannya tersebut, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini mengatakan gaya komunikasi Iti norak dan tidak mendidik.

“Sebaiknya Iti segera meminta maaf kepada masyarakat, karena gaya komunikasi seperti itu norak dan tidak mendidik. Apapun alasan dan luapan emosi yg ada, yang harus diingat, beliau adalah seorang pemimpin yg seharusnya bisa memberikan contoh serta mampu menempatkan dan memenej emosi.
Ancaman santet itu mungkin hanya kiasan atau tidak dalam konteks serius, tapi itu menurut saya mencerminkan pribadi yg dangkal dan sempit,” kata Ikhsan Ahmad, Rabu (10/3/2021).

Iti diketahui kerap melontarkan pernyataan yang dianggap tidak ramah, beberapa kali videonya viral dengan pernyataan bernada ancaman dan kalimat yang kasar. Beberapa waktu lalu, Iti pernah marah-marah dalam sebuah acara sambil mengucapkan akan menebas leher seseorang dalam bahasa sunda.

“Gaya komunikasi Iti yang menampilkan diri sebagai sosok yang garang ini, justru memperlihatkan kelemahan rasionalitas dan kemampuan problem solving beliau yang ditutupi dengan kegarangan seperti itu, dalam hal gaya mungkin sah saja tapi bisa dipastikan kontra produktif, sebaiknya gaya komunikasi pemimpin kampung seperti itu ditinggalkan saja,” ujar Ikhsan.

Lain hal anggapan akademisi, tokoh Banten, Embay Mulya Syarif menilai seorang pemimpin seyogyanya menunjukkan tingkah laku yang layak dicontoh oleh masyarakat.

“Tidak layak seorang Pemimpin menyatakan hal seperti itu, apalagi sebagai seorang muslim kita diperintahkan oleh Rasulullah agar berkata yg baik atau diam, semoga ke depan gaya komunikasinya menjadi lebih baik,” ujar Embay.

Senada dengan Embay, Ketua PCNU Kota Serang, KH Matin Syarkowi juga mengingatkan agar pemimpin lebih mengedepankan intelektualitasnya dari pada membuat statement yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Pernyataan Bupati Lebak itu tidak elok, meskipun tidak serius atau kiasan, seorang pemimpin itu harus mengedepankan kecerdasan intelektual bukan mengedepankan sikap-sikap arogan. Lagian Banten itu Kota Sejuta Santri dan Seribu Ulama, bukan Kota Santet,” kata Matin.

Sebelumnya, pernyataan Bupati Lebal soal ancaman santet ke Moeldoko viral di media. Iti geram terhadap kelakuan Moeldoko yang dinilai sebagai aktor intelektual kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

(hnr/red)

Gedung Dinas Ketahanan Pangan Cilegon Kebakaran
Gedung Dinas Ketahanan Pangan Cilegon Kebakaran

Cilegon – Gedung Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon kebakaran. Api diduga berasal dari

Baca Selengkapnya
Ketua DPRD Cilegon Soroti Serapan Anggaran OPD Baru 40 Persen
Ketua DPRD Cilegon Soroti Serapan Anggaran OPD Baru 40 Persen

Cilegon – Ketua DPRD Kota Cilegon, Rizki Khairul Ihwan, menyoroti capaian realisasi pendapatan daerah yang

Baca Selengkapnya
Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun: Manipulasi Kualitas hingga Jadi Biang Kerok Blackout Nasional
Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun: Manipulasi Kualitas hingga Jadi Biang Kerok Blackout Nasional

Jakarta – Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri resmi meningkatkan status penanganan kasus

Baca Selengkapnya
Wakil Ketua DPRD Cilegon Dorong Penguatan Peternakan Demi Ketahanan Pangan
Wakil Ketua DPRD Cilegon Dorong Penguatan Peternakan Demi Ketahanan Pangan

Cilegon – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cilegon, Sokhidin mendukung penuh upaya pembangunan

Baca Selengkapnya
CSR PLN IP Suralaya Berbuah Penghargaan dari Pemprov Banten
CSR PLN IP Suralaya Berbuah Penghargaan dari Pemprov Banten

Serang – PLN Indonesia Power UBP Suralaya meraih penghargaan sebagai pendamping program TAMASYA terbaik tingkat

Baca Selengkapnya
DPRD Cilegon Gelar Rapat Paripurna Pertanggung Jawaban Realisasi APBD 2025
DPRD Cilegon Gelar Rapat Paripurna Pertanggung Jawaban Realisasi APBD 2025

Cilegon – DPRD Kota Cilegon menggelar rapat paripurna Raperda pertanggung jawaban realisasi APBD Kota Cilegon

Baca Selengkapnya
Polda Banten Musnahkan Barang Bukti 73 Kg Sabu hingga Ganja
Polda Banten Musnahkan Barang Bukti 73 Kg Sabu hingga Ganja

Serang – Polda Banten memusnahkan barang bukti sabu-sabu seberat 73,2 kilogram hasil pengungkapan tindak pidana

Baca Selengkapnya
Overthinking Bisa Picu GERD, Dua Hormon Ini Sebabkan Asam Lambung Naik
Overthinking Bisa Picu GERD, Dua Hormon Ini Sebabkan Asam Lambung Naik

Cilegon – Kebiasaan memikirkan masalah atau suatu hal secara berlebihan (overthinking) bisa memicu gejala Gastroesophageal

Baca Selengkapnya
PTUN Jakarta Putuskan Mardiono Sah Ketum PPP, Kubu Agus Melawan
PTUN Jakarta Putuskan Mardiono Sah Ketum PPP, Kubu Agus Melawan

Cilegon – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menolak gugatan penggugat dinilai mengesahkan Mardiono sebagai

Baca Selengkapnya
IKA Untirta-Kementerian P2MI Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Pekerja Migran
IKA Untirta-Kementerian P2MI Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Pekerja Migran

Cilegon – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Ikatan Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Baca Selengkapnya