Moeldoko: Jokowi Ingin Negara Hadir, Pemotongan Gaji Tapera Solusi Backlog Rumah

Moeldoko: Jokowi Ingin Negara Hadir, Pemotongan Gaji Tapera Solusi Backlog Rumah

7 Juni 2024

Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menjabarkan pandangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pemotongan gaji

Moeldoko: Jokowi Ingin Negara Hadir, Pemotongan Gaji Tapera Solusi Backlog Rumah

Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menjabarkan pandangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pemotongan gaji untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Ia menyatakan bahwa Presiden menekankan pentingnya peran negara dalam mengatasi backlog kepemilikan rumah.

“Presiden mengungkapkan bahwa terdapat backlog sebesar 9,9 juta, yang harus diatasi oleh negara,” ujar Moeldoko di Gedung Krida Bakti, Jakarta, pada Jumat (7/6/2024).

Moeldoko menjelaskan bahwa pendekatan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) belum cukup efektif untuk menyelesaikan masalah ini.

“Pendekatan FLPP dengan subsidi bunga 5% kemarin ternyata tidak memberikan dampak signifikan, paling banyak hanya mencapai 300 ribu per tahun. Kapan backlog ini akan teratasi, sehingga diperlukan skema baru. Sebelumnya, ASN menggunakan Bapertarum, namun karena cakupannya lebih luas, maka Tapera diperkenalkan,” terang Moeldoko.

Dia juga merespons penolakan dan penundaan penerapan iuran Tapera dengan mengatakan bahwa aturan tersebut belum diterapkan karena masih ada konsultasi antara berbagai pihak.

“Masalahnya bukan soal ditunda atau tidak, tetapi mendengarkan aspirasi berbagai pihak agar ada perbaikan dalam peraturan menterinya,” kata Moeldoko.

Dalam PP 21 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat, diketahui bahwa besaran simpanan peserta dari gaji atau upah mencapai 3%. Simpanan peserta pekerja ditanggung bersama oleh pemberi kerja sebesar 0,5% dan pekerja sendiri sebesar 2,5%. Sementara itu, simpanan peserta pekerja mandiri ditanggung sepenuhnya oleh pekerja mandiri.

Menurut pasal 68, pemberi kerja juga harus mendaftarkan pekerjanya menjadi anggota BP Tapera paling lambat tujuh tahun sejak berlakunya PP Nomor 25 Tahun 2020. Ini berarti para pekerja harus didaftarkan sebagai peserta Tapera paling lambat pada tahun 2027.

Ini Fakta Gempa Kepulauan Seribu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Ini Fakta Gempa Kepulauan Seribu, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

​Jakarta – Peristiwa gempa Kepulauan Seribu bermagnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah perairan DKI Jakarta pada

Baca Selengkapnya
Selat Sunda, Anak Krakatau, dan Penantian yang Belum Usai
Selat Sunda, Anak Krakatau, dan Penantian yang Belum Usai

Pandeglang – Selat Sunda kini bukan sekadar bentangan air yang memisahkan dua pulau; ia menjelma

Baca Selengkapnya
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan
Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Gelombang Tinggi Jadi Tantangan

Pandeglang – Gelombang tinggi mencapai 4 meter dan tiupan angin kencang menerjang Perairan Selat Sunda,

Baca Selengkapnya
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda
Tim SAR Perluas Area Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Pandeglang – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian speed boat yang hilang kontak di perairan

Baca Selengkapnya
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pandeglang – Rombongan jurnalis hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju

Baca Selengkapnya
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hujani Bandara Soetta, Operasional Ditutup Sementara

Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan sementara operasional penerbangan akibat ancaman sebaran abu vulkanik

Baca Selengkapnya
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Sebaran Abu Vulkanik Sudah Sampai Lampung-Anyer

Serang – Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda kembali mengalami rangkaian erupsi menerus

Baca Selengkapnya
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB, Negara Rugi Rp 8,7 M

Serang – Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Banten membongkar skandal dugaan korupsi pengajuan

Baca Selengkapnya
Sindikat Spesialis Curi Mobil Pikap di Banten Dibongkar, 11 Unit Diamankan
Sindikat Spesialis Curi Mobil Pikap di Banten Dibongkar, 11 Unit Diamankan

Serang – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat spesialis pencurian kendaraan roda empat jenis

Baca Selengkapnya
Sajikan Ayam Masih Mentah, Wabup Serang Minta Pemilik Dapur Perketat Quality Control
Sajikan Ayam Masih Mentah, Wabup Serang Minta Pemilik Dapur Perketat Quality Control

SERANG — Penyajian menu ayam yang masih mentah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di

Baca Selengkapnya