Bagikan

Serang – Hasil analisis PPATK menunjukkan adanya indikasi tindak pidana korupsi dalam kasus yang melibatkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). PPATK telah mengirimkan hasil analisis tersebut sejak bulan lalu dan terus bekerja sama dengan KPK untuk mengusut berbagai aliran uang dalam kasus ini. Koordinasi antara PPATK dan KPK terus dilakukan setelahnya.

KPK telah melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah bukti yang mengarah pada dugaan korupsi oleh SYL. Bukti-bukti tersebut antara lain berupa rekening bank, dokumen, dan keterangan saksi.

KPK kini tengah memburu aliran uang yang diduga terkait dengan korupsi tersebut. KPK juga akan memeriksa sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini, termasuk pihak swasta.

Akibat Kasus korupsi yang terkait dengan dirinya, SYL telah menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pertanian. Dia mengungkapkan bahwa alasan pengunduran dirinya adalah karena ada proses hukum yang sedang dihadapinya, dan dia siap menghadapinya dengan serius.

“Saya sore hari ini datang meminta waktu Bapak Presiden dan diberi kesempatan melalui Mensetneg Pak Pratik untuk menyampaikan usul dan surat pengunduran diri saya sebagai menteri,” kata SYL di Kementerian Setneg, Jakarta, dikutip dari detik.com Kamis (5/10/2023).

“Alasan saya mengundurkan diri adalah ada proses hukum yang saya hadapi dan saya selalu siap menghadapi secara serius,” imbuh dia.

KOMENTAR