Bagikan

Cilegon – Polisi menangkap 5 pelaku yang merupakan satu keluarga. Mereka ditangkap karena terbukti mengedarkan sabu-sabu. 

 

Kelima pelaku yakni DSH (41), DW (40), JN (28), HD (28), dan S. Otak di balik peredaran sabu tersebut adalah DSH yang merupakan kakak tertua. DSH mengajak istrinya DW dan adik iparnya JN untuk mengemas paket sabu-sabu.

 

“Digali dari tersangka sebelumnya sehingga muncullah sindikat dari pelaku yang unik karena mereka melibatkan keluarga inti di mana seorang suami dengan sengaja dan dalam pemahaman yang sangat tahu akibat dari peredaran narkoba mengajak istrinya untuk turut serta dalam peredaran ini sendiri,” ujar Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga saat ungkap kasus di Mapolres Cilegom, Selasa (10/8/2021).

 

Selain istri dan adik ipar, DSH juga mengajak adik kandung dan tirinya yang bertindak sebagai kurir untuk mengantarkan pesanan ke pelanggan.

 

“Bukan hanya sang istri tetapi juga adik iparnya JN (28) dalam konteksnya ternyata sang suami adik ipar ini terlibat dalam peredaran narkoba dan sudah dilakukan penangkapan sebelumnya dalam perkara berbeda,” kata dia.

 

Sang kurir mengantarkan paket sabu-sabu dengan cara menaruh barang haram tersebut ke lokasi yang sudah dijanjikan.

 

“Di luar itu pelaku utama DSH (41) alias Soni juga melibatkan adik kandungnya HD dalam konteks peredaran narkoba ini,” kata dia.

 

“Kemudian yang bersangkutan bahkan juga memerintahkan untuk meletakkan barang-barang itu sesuai dengan yang disepakati,” lanjutnya.

 

Polisi menyita 105 gram sabu-sabu dari tangan para pelaku. Mereka terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup. 

 

(qbl/red)

KOMENTAR