Starlink Gratiskan Akses Internet bagi Korban Banjir Sumatera
30 November 2025
Jakarta – Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah
30 November 2025
Jakarta – Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah
Jakarta – Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, sebuah uluran bantuan konektivitas datang dari angkasa. Elon Musk, melalui layanan internet satelit globalnya, Starlink, mengumumkan pemberian akses internet gratis bagi para korban di Indonesia yang terdampak musibah ini. Kebijakan ini berlaku hingga akhir Desember 2025, menjadi angin segar di tengah lumpuhnya jaringan komunikasi darat.
Respons cepat dari miliarder pendiri SpaceX ini disampaikan langsung melalui akun X pribadinya. Musk menegaskan bahwa menggratiskan layanan Starlink dalam situasi bencana alam adalah “kebijakan standar SpaceX”. “Tidaklah benar mengambil untung dari musibah,” ujar Musk, sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia dan Liputan6.com. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen kemanusiaan di balik inovasi teknologi yang dikembangkannya.
Bencana hidrometeorologi yang terjadi sejak akhir pekan lalu telah menyebabkan kerusakan parah di tiga provinsi: Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (29/11/2025) sore menunjukkan jumlah korban meninggal dunia yang signifikan, dengan 166 orang di Sumatera Utara, 47 orang di Aceh, dan 90 orang di Sumatera Barat. Selain itu, ratusan jiwa lainnya masih dalam pencarian dan ribuan warga terpaksa mengungsi.
Dampak bencana ini tidak hanya merenggut nyawa dan merusak permukiman, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur vital, termasuk jaringan listrik dan telekomunikasi. Banyak daerah terisolasi, membuat komunikasi menjadi sangat krusial untuk koordinasi evakuasi, penyaluran bantuan, dan pemulihan kondisi. Dalam kondisi darurat seperti ini, akses internet menjadi vital untuk komunikasi keluarga, informasi bencana, dan layanan kesehatan, sebagaimana diberitakan oleh detikInet.
Starlink, dengan teknologi satelit orbit rendahnya (LEO), menawarkan solusi yang sangat dibutuhkan. Berbeda dengan jaringan darat yang rentan terhadap kerusakan fisik, Starlink mampu menyediakan konektivitas stabil tanpa bergantung pada menara seluler atau kabel yang terputus. Hal ini menjadikan Starlink sebagai pilihan yang efektif untuk memulihkan komunikasi di lokasi-lokasi terpencil atau yang terdampak paling parah.
Pihak Starlink secara resmi mengumumkan bahwa layanan gratis ini diberikan kepada seluruh pelanggan yang terdampak, baik pelanggan baru maupun yang sudah ada, hingga akhir Desember 2025. Bagi pelanggan aktif, tidak ada tindakan yang perlu dilakukan karena kredit layanan akan secara proaktif ditambahkan ke akun mereka. Sementara itu, pelanggan yang layanannya sempat ditangguhkan juga akan menerima kredit serupa agar dapat mengaktifkan kembali layanan mereka. Untuk pelanggan baru di wilayah terdampak, Starlink juga menyediakan layanan gratis setelah pembelian dan aktivasi perangkat, dengan instruksi untuk membuat tiket dukungan dengan mencantumkan “Dukungan Banjir Indonesia”, demikian dijelaskan oleh RRI dan Merdeka.com.
Kerja sama dengan pemerintah Indonesia juga menjadi bagian penting dari upaya ini. Starlink menyatakan akan bekerja sama dengan pemerintah untuk segera merelokasi terminal dan memulihkan konektivitas di wilayah-wilayah yang paling parah terdampak di Sumatera, seperti dilaporkan oleh CNBC Indonesia. Bahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menerima bantuan 17 unit Starlink dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempermudah komunikasi di Sumatera Utara, khususnya di daerah seperti Tapanuli Tengah yang sinyalnya terputus total, menurut Kompas. Polda Sumatera Utara juga mengerahkan 5 unit Starlink sebagai bagian dari upaya pemulihan fasilitas internet di Kabupaten Tapanuli Tengah, seperti yang diberitakan oleh Tempo.co.
Selain Starlink, operator telekomunikasi lain seperti TelkomGroup juga turut memperkuat upaya tanggap darurat dengan meningkatkan dukungan konektivitas melalui layanan satelit Mangostar ke posko-posko bencana dan menyediakan akses Wi-Fi gratis di beberapa kantornya. Hal ini menunjukkan sinergi berbagai pihak dalam memastikan komunikasi tetap terjaga.
Pandeglang – Upaya pencarian dan pertolongan terhadap 5 jurnalis, 2 ABK, dan 1 pemandu kapal
Baca Selengkapnya
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian delapan korban speed boat yang mengalami
Baca Selengkapnya
Bali – PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya memborong tujuh penghargaan dalam ajang
Baca Selengkapnya
Cilegon – Tiga unit rumah toko (ruko) peralatan pabrik di Lingkungan Tegal Tong RT 01
Baca Selengkapnya
Jakarta – Peristiwa gempa Kepulauan Seribu bermagnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah perairan DKI Jakarta pada
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Selat Sunda kini bukan sekadar bentangan air yang memisahkan dua pulau; ia menjelma
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Gelombang tinggi mencapai 4 meter dan tiupan angin kencang menerjang Perairan Selat Sunda,
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian speed boat yang hilang kontak di perairan
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Rombongan jurnalis hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju
Baca Selengkapnya