Warga di Suralaya Cilegon Baru Bisa Nikmati Listrik Mandiri Usai Dapat Bantuan PLN
22 Oktober 2025
Cilegon - Warga di Suralaya, Kota Cilegon Baru bisa menikmati listrik secara mandiri usai mendapat
22 Oktober 2025
Cilegon - Warga di Suralaya, Kota Cilegon Baru bisa menikmati listrik secara mandiri usai mendapat
Cilegon – Warga di Suralaya, Kota Cilegon Baru bisa menikmati listrik secara mandiri usai mendapat bantuan pemasangan kWh meter gratis dari PLN. Hampir setahun warga di Suralaya itu menggantungkan listrik dari tetangga.
Setidaknya ada 6 rumah di Kelurahan Suralaya yang mendapat bantuan pemasangan listrik gratis dari PLN, sebelumnya, keenam rumah milik warga itu menikmati listrik hasil dari sambungan tetangga.
“Udah hampir mau setahun dari Januari, terus listrik juga pertamanya nyalur dari tetangga, tapi Alhamdulillah semenjak ada ini ada listrik gratis akhirnya punya sendiri,” kata warga Suralaya, Suci Lestari, Rabu (22/10/2025).
Suci baru menikmati listrik mandiri kurang lebih satu bulan sejak pemasangan. Rumah suci dibangun di atas lahan milik saudaranya, bangunan rumahnya pun semi permanen.
“Pemasangannya gratis, kalau ke depannya mungkin bayar sendiri. Kalau rumah pribadi, tanah masih punya saudara, numpang dulu istilahnya,” ujarnya.
Saat masih bergantung pada tetangga, Suci harus menarik kabel untuk mendapatkan listrik sekitar 50 meter. Rumah suci berada di lahan perbukitan, Suci yang bekerja sehari-harinya sebagai buruh cuci dan suaminya buruh serabutan berkata pihaknya tak punya biaya untuk pasang meteran listrik sendiri.
“50 meter awalnya (saluran listrik), belum (pernah pengajuan pemasangan) nggak punya biaya, numpang juga sebenernya nggak enak,” kata dia.
Sementara, Direktur Utama PT PLN Indonesia Power, Bernardus Sudarmanta mengatakan, PT PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis dalam rangka memperingati 80 tahun hari listrik nasional. Setidaknya ada 6 rumah di Suralaya yang diberi bantuan.
“Hari ini ada 6 rumah, secara simbolis 2, kegiatan ini memang setiap bulan ada yang terdaftar sebagai calon pelanggan yang mendapat bantuan,” ujarnya.
Bernardus mengatakan, masyarakat perkotaan mayoritas sudah teraliri listrik. Namun ada beberapa yang masih mendapat aliran listrik hasil sambungan dari tetangga. Menurutnya, pola sambungan listrik itu menimbulkan risiko kebakaran dan konflik antar tetangga.
“Kalau di masyarakat perkotaan rata-rata sudah mendapat penerangan tetapi penerangan yang sifatnya saluran dari tetangga, sehingga ini berpotensi menimbulkan risiko kebakaran, konflik antar tetangga dan juga yang namanya numpang pasti terbatas,” kata dia.
(qbl/red)
Serang – Ditreskrimum Polda Banten berhasil meringkus komplotan maling sepeda motor di Cikande, Serang, Banten.
Baca Selengkapnya
Cilegon – PLN Indonesia Power UBP Suralaya Raih 6 Penghargaan Internasional di Ajang Global CSR &
Baca Selengkapnya
Lebak – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang nelayan yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di perairan
Baca Selengkapnya
Cilegon – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) mendapat dana
Baca Selengkapnya
Jakarta – Sebuah dokumen pertahanan rahasia Amerika Serikat (AS) mengungkapkan rencana yang mengkhawatirkan terkait kedaulatan
Baca Selengkapnya
Lebak – Seorang warga negara asing asal China dilaporkan tenggelam di pantai Cibobos, Cihara, Lebak,
Baca Selengkapnya
Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi janji manis kampanye Presiden Prabowo terus
Baca Selengkapnya
Suralaya – Siaga kelistrikan menjadi agenda rutin tahunan untuk memastikan operasional pembangkit listrik optimal selama
Baca Selengkapnya
Cilegon – Anggota DPRD Kota Cilegon, Fachri Mohammad Rizki menggelar kegiatan buka puasa bersama di
Baca Selengkapnya
Cilegon – PT Krakatau Posco bersama Pemerintah Kota Cilegon menggelar kegiatan packing donation sebanyak 1.200
Baca Selengkapnya