Bagikan
Foto: Pemusnahan miras di Pandeglang

Pandeglang – Ratusan botol minuman keras (miras) dimusnahkan pada peringatan HUT ke-147 Kabupaten Pandeglang. Miras yang dimusnahkan di mengandung alkohol di atas 5 persen.

Jumlah minuman keras yang dimusnahkan berjumlah 349 botol dari berbagai merek. Miras itu didapat dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) yang selama ini dilakukan oleh Satpol PP setahun terakhir.

“Barang bukti yang kita hasilkan dari hasil operasi pekat yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Pandeglang,” kata Kepala Satpol PP Pandegkang, Entus Bakti di Pandeglang, Kamis (1/4/2021).

Dalam operasi pekat, petugas Satpol PP merazia warung-warung di wilayah Pandeglang. Miras juga disita dari para warga yang sedang minum-minuman keras.

“Setiap hasil operasi pekat yang kita lakukan, bisa diliat barang buktinya ada yang botolnya kosong, ada botol setengah isi, itu tidak hanya dari pengembangan pedagang saja. Setiap minggu kita lakukan operasi pekat, dan disitu ada hasil dari operasi pengguna di masyarakat,” katanya.

Alasan penyitaan miras tercantum dalam Perda Nomor 16 Tahun 2003 tentang Pelarangan Kesusilaan, Minuman Keras, Perjudian dan Penyalahgunaan Narkotika, Psikoptropika dan Zat Adiktif lainnya.

Sementara itu, Ketua MUI Pandeglang, Hamdi Ma’ani menilai miras adalah sumber kejahatan. Untuk tu, dia mendukunh langkag Satpol PP dalam merazia lalu memusnahkan miras di Pandeglang.

“Miras adalah sumber dari segala kejahatan,” ujarnya.

(zka/red)

KOMENTAR