Bagikan

Jakarta – Sebuah wadah pemerhati kasus Covdi-19 di Indonesia, LaporCovid19 mencatat sebanyak 265 orang meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Tragedi kematian ini disebut karena rumah sakit kolaps akibat meningkatnya jumlah kasus Covid-19.

Sebanyak 265 Korban jiwa tersebut tersebar di 47 Kota dan Kabupaten dari 10 Provinsi yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Lampung, Kepulauan Riau, Riau, dan NTT. Provinsi yang terekam cukup banyak mengalami kematian di luar RS adalah Jawa Barat sejumlah 97 kematian dari 11 kota/kabupaten. Temuan provinsi dengan sebaran terbanyak yakni ada di Jawa Tengah yang kejadiannya muncul di dua belas kota/kabupaten.

“Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia telah meningkatkan kematian. Selain pasien yang meninggal selama perawatan di rumah sakit, banyak masyarakat melaporkan kematian anggota keluarga atau rekan mereka di rumah saat menjalani isolasi mandiri. Fenomena ini menjadi potret nyata kolapsnya fasilitas kesehatan yang menyebabkan pasien Covid-19 kesulitan mendapatkan layanan medis yang layak. Situasi ini diperparah oleh komunikasi risiko yang buruk, yang menyebabkan sebagian masyarakat menghindari untuk ke rumah sakit dan memilih isolasi mandiri,” demikian bunyi siaran pers LaporCovid19 seperti dikutip, Minggu (4/7/2021).

Jumlah kematian mereka yang terinfeksi virus Corona itu berdasarkan hasil penelusuran tim LaporCovid19 di sosial media Twitter, berita online, dan laporan langsung warga ke LaporCovid-19. Jumlah kemtian itu terjadi tercatat selama Juni-2 Juli 2021.

“Kami menemukan sedikitnya 265 korban jiwa yang meninggal dunia positif Covid-19 dengan kondisi sedang isolasi mandiri di rumah, saat berupaya mencari fasilitas kesehatan, dan ketika menunggu antrean di IGD Rumah Sakit. Kematian di luar fasilitas kesehatan ini terjadi hanya selama bulan Juni 2021 hingga 2 Juli 2021,” tulisnya.

Koalisi masyarakat sipil itu menuding pemerintah tak acuh terhadap pemenuhan hak warganya terkait kesehatan di masa pandemi. Amanat UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan bahwa warga negara berhak mendapat layanan kesehatan yang baik.

“Seperti yang dijamin oleh Undang-undang Kekarantinaan Kesehatan No. 6 Tahun 2018. Undang-undang ini menjamin bahwa di masa pandemi, setiap warga negara berhak mendapatkan layanan medis yang semestinya. Jelas ini juga bagian dari pelanggaran hak asasi manusia yang dijamin dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” katanya.

Berikut sebaran angka kematian 265 orang saat isolasi mandiri:

ProvinsiJumlah Kematian di luar RSJumlah Sebaran Kota/Kabupaten
Jawa Barat9711
Daerah Istimewa Yogyakarta635
Banten403
Jawa Tengah2212
Jawa Timur187
Dki Jakarta175
Riau51
Lampung21
Kepulauan Riau11
Nusa Tenggara Timur11
tabel kematian 265 otang saat isolasi mandiri (laporcovid19.org)

“Jumlah tersebut tentu belum mewakili kondisi sesungguhnya di komunitas, karena tidak semua orang melaporkannya ke LaporCovid-19, media sosial, atau diberitakan media massa. Kami mengkhawatirkan, hal ini merupakan fenomena puncak gunung es dan harus segera diantisipasi untuk mencegah semakin banyaknya korban jiwa di luar fasilitas kesehatan. Selain memperkuat fasilitas kesehatan dan sumber daya tenaga kesehatan, harus ada pembatasn mobilitas secara ketat untuk mencegah terus melonjaknya laju penularan kasus yang akan meningkatkan risiko kematian,” tuturnya.

KOMENTAR