Bagikan

Cilegon – Wakil Ketua DPRD Cilegon, Nurrotul Uyun mendukung tenaga honorer Pemkot Cilegon tetap jadi bagian dalam pelayanan pemerintahan. Tenaga honorer yang terancam bakal dihapus disebut punya peran dalam pembangunan daerah.

Uyun mengatakan, dalam perjalanan pemerintahan, tenaga honorer Pemkot Cilegon hadir dalam berbagai pelayanan bagi masyarakat Cilegon. Peran ini dinilai tak bisa diabaikan oleh pemerintah.

“Saya mendukung tenaga honorer ini untuk tetap menjadi bagian dari pemerintahan kota cilegon, kehadiran teman-teman honorer dalam perjalanan pelayanan pemerintahan kota Cilegon sudah berlangsung cukup lama,” kata Uyun dalam keterangannya, Jumat (4/8/2023).

Masa kerja yang dilalui oleh tenaga honorer, kata Uyun jadi salah satu bukti loyalitas mereka dalam perjalanan pembangunan daerah. Untuk itu, pihaknya mendukung agar RAPBD 2024 memasukkan anggaran untuk para tenaga honorer.

“Masa kerja yang dilalui oleh para honorer merupakan salah satu bentuk loyalitas yang diberikan mereka kepada pemerintah daerah Kota Cilegon. DPRD kota cilegon memberikan dukungan kepada para honorer ini melalui alokasi penganggaran dalam RAPBD 2024 yang akan kita bahas dalam waktu dekat ini,” katanya.

Diketahui, para tenaga honorer ini akan melaksanakan aksi unjuk rasa di DPR RI, Jakarta. Uyun berharap dengan disampaikannya aspirasi para tenaga honorer di Jakarta dapat membuahkan solusi konkrit dari pemerintah pusat.

“Semoga upaya para honorer dalam memperjuangkan aspirasinya ke DPR RI dapat berjalan dengan lancar dan pemerintah pusat dapat memberikan solusi yang bertahap terhadap penyelesaian tenaga honorer yang ada di daerah sehingga temen2 honorer mendapatkan kepastian status dibawah kewenangan KemenPAN RB,” tuturnya.

 

(adv)

KOMENTAR