Pertumbuhan DPK Bank Indonesia Capai Rekor Tertinggi, Korporasi Masih Wait and See

Pertumbuhan DPK Bank Indonesia Capai Rekor Tertinggi, Korporasi Masih Wait and See

27 Mei 2024

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat rekor tertinggi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sejak

Pertumbuhan DPK Bank Indonesia Capai Rekor Tertinggi, Korporasi Masih Wait and See

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat rekor tertinggi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sejak Desember 2022, yaitu sebesar 8,21% secara tahunan (yoy) per April 2024. Pertumbuhan DPK ini ditopang oleh korporasi, di mana giro korporasi naik 15,8% yoy menjadi Rp 2.068,4 triliun dan deposito korporasi melesat 16,1% yoy menjadi Rp 1.539,5 triliun. Tabungan korporasi pun tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan perorangan, yakni 6,7% yoy menjadi Rp 238,8 triliun.

Di sisi lain, giro perorangan mengalami kontraksi 19% yoy dan deposito tumbuh melambat menjadi 2,3% yoy dari bulan sebelumnya 2,4% yoy.

Menurut Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Moch Amin Nurdin, tingginya DPK Korporasi ini menunjukkan perusahaan-perusahaan di Indonesia masih cenderung wait and see dan menahan dananya di bank. Hal ini dikarenakan perusahaan masih mempertimbangkan kondisi global dan nasional, seperti geopolitik, nilai tukar rupiah, penguatan dolar, politik dalam negeri, dan sebagainya.

“Korporasi wait and see, mereka melihat, masih menunggu Pilkada akan seperti apa, transisi kepemimpinan akan seperti apa, nah baru kemudian mereka akan berpikir untuk mulai investasi. Itu yang mengakibatkan DPK korporasi meningkat,” ujar Amin.

Amin menambahkan, tingginya DPK korporasi ini bukan sesuatu yang menarik. Lantaran meski jumlahnya besar, namun kebanyakan merupakan dana mahal.

“Kalau dapatnya dari korporasi sih saya nggak melihat itu sebagai hal yang menarik ya, karena kan itu pasti akan ada privilege mereka minta special rate ya. Beda dengan individu di tengah suku bunga yang cukup tinggi sekarang ini, ini mereka pasti paham dan ada tuntutan,” ujarnya.

Senada dengan Amin, Ekonom Segara Institute, Piter Abdullah mengatakan, naiknya pertumbuhan DPK korporasi ini memperlihatkan bahwa para korporasi belum berani untuk melakukan investasi.

“Ini justru mengindikasikan dunia usaha tidak baik-baik saja. Korporasi tidak melakukan ekspansi. Dananya tidak digunakan untuk investasi dan modal kerja. Menjadi idle menumpuk di perbankan,” ujar Piter.

Hal ini bisa membawa efek domino atas tidak terciptanya lapangan kerja dan pendapatan bagi masyarakat.

“Pertumbuhan DPK yang tinggi ditengah masih rendahnya pertumbuhan kredit bukan sebuah berita bagus,” tuturnya.

Di tengah tingginya DPK, BI mencatat suku bunga perbankan dalam posisi stabil, kendati era suku bunga tinggi masih bertahan untuk waktu yang lebih panjang.

Suku bunga deposito dan kredit per April 2024 masing-masing 4,59% dan 9,25%, relatif stabil dibandingkan dengan perkembangan bulan sebelumnya.

“Suku bunga perbankan tetap terjaga dipengaruhi memadainya likuiditas perbankan sejalan dengan bauran kebijakan BI sejalan dengan kebijakan KLM (Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial) dan dampak kebijakan transparansi SBDK,” katanya.

Berdasarkan data BI, per Maret 2024, suku bunga kredit menurun, sedangkan bunga simpanan naik. Rata-rata tertimbang suku bunga kredit sebesar 9,25%, turun dibandingkan bulan sebelumnya 9,28%.

Pada periode yang sama bunga deposito tenor 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan masing-masing sebesar 5,69%, 5,83%, dan 3,94%. Bulan sebelumnya bunga deposito dengan tenor yang sama sebesar 5,67%, 5,80%, dan 3,81%.

Lanskap Ekonomi RI di Bawah Komando Prabowo: 18 Bulan Tanpa Perbaikan
Lanskap Ekonomi RI di Bawah Komando Prabowo: 18 Bulan Tanpa Perbaikan

Jakarta – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB

Baca Selengkapnya
PGN Pasok 7.500 MMBtu Gas Bumi ke Industri Kimia di Cilegon
PGN Pasok 7.500 MMBtu Gas Bumi ke Industri Kimia di Cilegon

Cilegon – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui Sales and Operation Region II

Baca Selengkapnya
Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional
Sinergi DPR RI, BP BUMN, dan Danantara Perkuat Masa Depan Industri Baja Nasional

Cilegon – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) menegaskan komitmennya dalam

Baca Selengkapnya
Inflasi Kota Serang 2025 Fluktuatif, Menguat di Akhir Tahun
Inflasi Kota Serang 2025 Fluktuatif, Menguat di Akhir Tahun

Kota Serang – Perkembangan inflasi di Kota Serang sepanjang tahun 2025 menunjukkan dinamika yang cukup

Baca Selengkapnya
Plaza Banten dan Peran BUMD Agrobisnis dalam Ekosistem Digital UMKM
Plaza Banten dan Peran BUMD Agrobisnis dalam Ekosistem Digital UMKM

SERANG, Upaya mendorong keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Banten dalam ekosistem pengadaan barang

Baca Selengkapnya
Transaksi Plaza Banten 2025 Tembus Rp64 Miliar, Lampaui Target
Transaksi Plaza Banten 2025 Tembus Rp64 Miliar, Lampaui Target

Serang – Platform Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) Plaza Banten mencatat nilai transaksi atau Gross

Baca Selengkapnya
Rekor Baru! Harga Emas Internasional Melambung ke US$4.505, Antam Ikut Meroket
Rekor Baru! Harga Emas Internasional Melambung ke US$4.505, Antam Ikut Meroket

Serang – Harga emas dunia mencetak sejarah baru pada penghujung tahun 2025, melesat ke level

Baca Selengkapnya
PPMSE Plaza Banten Resmi Masuk Inaproc LKPP Versi 6, Tinggal 12 dari 42 PPMSE Nasional
PPMSE Plaza Banten Resmi Masuk Inaproc LKPP Versi 6, Tinggal 12 dari 42 PPMSE Nasional

SERANG — Plaza Banten, Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik Badan Usaha Milik Daerah

Baca Selengkapnya
Jelang Akhir Tahun 2025, Hanya 7,67% Kantor Pajak Capai Target Setoran
Jelang Akhir Tahun 2025, Hanya 7,67% Kantor Pajak Capai Target Setoran

Jakarta – Menjelang penghujung tahun anggaran 2025, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menghadapi tantangan signifikan

Baca Selengkapnya
Emas Antam Melonjak Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Baru Didorong Ketegangan Global dan Kebijakan Moneter
Emas Antam Melonjak Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Baru Didorong Ketegangan Global dan Kebijakan Moneter

Serang – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan performa impresif,

Baca Selengkapnya