Pemuda di Serang Bunuh Sopir Taksi Daring karena Tak Tahan Ingin Punya Mobil
9 Desember 2025
Serang - Tak kuasa menahan hasrat ingin punya mobil. Seorang pemuda di Serang, Banten tega
9 Desember 2025
Serang - Tak kuasa menahan hasrat ingin punya mobil. Seorang pemuda di Serang, Banten tega
Serang – Tak kuasa menahan hasrat ingin punya mobil. Seorang pemuda di Serang, Banten tega membunuh sopir taksi daring.
Peristiwa pembunuhan ini berawal dari hasratnya yang ingin memiliki kendaraan pribadi. Pelaku AN (29) merencanakan pembunuhan terhadap sopir taksi daring untuk merebut mobilnya.
“Kronologis kejadian tersebut terjadi pada sekitar hari Jumat tanggal 28 November 2025, pelaku AN sedang membutuhkan kendaraan untuk operasional sehari-hari. Kemudian pelaku mempunyai rencana untuk melakukan pencurian terhadap kendaraan roda empat yang dapat dipesan melalui aplikasi dengan harapan pada saat berada di dalam kendaraan hanya terdapat pelaku AN dan korban,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan, Selasa (9/12/2025).
Pelaku kemudian memesan taksi daring melalui aplikasi dari Citra Raya, Kabupaten Tangerang menuju depan kampus UIN Maulana Hasanuddin Banten. Sesampainya di sana, pelaku meminta korban berinisial MS (23) untuk berhenti.
“Sesampainya di depan UIN, pelaku meminta berhenti ke sopir tersebut, setelah mobil berhenti sopir menarik rem tangan. Pelaku sudah memegang kawat yang dililit menggunakan lakban yang sudah pelaku persiapkan sebelumnya dan pelaku simpan di dalam paper bag warna biru,” ujarnya.
Aksi pembunuhan terhadap korban terjadi di dalam mobil tersebut. Setelah korban tak sadarkan diri, pelaku menguasai kendaraan dan membawa korban ke tempat sepi.
“Setelah itu pelaku pindah ke kursi kemudi dan pelaku menyetir mobil tersebut menuju ke tempat yang sepi dengan tujuan untuk membuang jasad korban, kemudian pelaku pergi ke daerah Pabuaran, Serang, saat di perjalanan pelaku melihat jembatan yang sepi, lalu pelaku berhenti dan pelaku turun dari mobil setelah itu pelaku AN membuang korban di wilayah Pabuaran, Kabupaten Serang kemudian pelaku kabur dan membawa mobil beserta barang-barang milik korban,” kata Dian.
Jasad korban yang dibuang pelaku ditemukan oleh warga sekitar yang melintas di jembatan tersebut. Polisi kemudian turun tangan menyelidiki kasus pembunuhan tersebut.
“Pelaku ditangkap pada Sabtu (06/12) sekitar pukul 14.00 WIB Jalan Raya Serang-Pandeglang, Cipare, Kota Serang, Banten,” katanya.
Pelaku Dikenakan Tindak Pidana Pembunuhan Berencana dan atau Pencurian dengan Kekerasan, Sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHPidana dan 365 KUHPidana.
“Ancaman hukuman pidana paling lama 20 tahun penjara, hukuman mati atau hukuman seumur hidup,” ucapnya.
(zka/red)
Pandeglang – Dewan Ambalan Fatahillah-Cut Meutia pangkalan SMAN 4 Pandeglang sukses menggelar kegiatan Tamu ke
Baca Selengkapnya
Serang– Perusahaan peleburan timbal PT Genesis Regeneration Smelting (PT GRS) didakwa melakukan pencemaran limbah bahan
Baca Selengkapnya
Banten – Gempa magnitudo 5,2 berpusat di Bayah, Banten terjadi pada Jumat (18/9/2026) malam. Gempa
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Upaya pencarian dan pertolongan terhadap 5 jurnalis, 2 ABK, dan 1 pemandu kapal
Baca Selengkapnya
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap dan
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Tim SAR gabungan memutuskan memperpanjang operasi pencarian delapan korban speed boat yang mengalami
Baca Selengkapnya
Bali – PT PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya memborong tujuh penghargaan dalam ajang
Baca Selengkapnya
Cilegon – Tiga unit rumah toko (ruko) peralatan pabrik di Lingkungan Tegal Tong RT 01
Baca Selengkapnya
Jakarta – Peristiwa gempa Kepulauan Seribu bermagnitudo (M) 5,9 mengguncang wilayah perairan DKI Jakarta pada
Baca Selengkapnya
Pandeglang – Selat Sunda kini bukan sekadar bentangan air yang memisahkan dua pulau; ia menjelma
Baca Selengkapnya