Bagikan

Serang – Menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Polda Banten melakukan pemusnahan puluhan ribu botol minuman keras (miras). Botol miras itu merupakan hasil operasi pekat maung 2021.

“Hari ini Polda Banten melakukan pemusnahan puluhan ribu botol minuman keras (Miras) yang dilaksanakan hasil dari operasi pekat maung 2021 sejak 14 Desember 2021 hingga 22 Desember 2021, operasi Ini sebagai bentuk keseriusan Polda Banten dalam upaya memerangi penyakit masyarakat, seperti yang diketahui minuman keras merupakan salah satu penyebab timbulnya gangguan kamtibmas,” kata Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto.

Polisi merazia warung, kafe, hingga tempat hiburan malam di Banten. Hasilnya, polisi mendapat puluhan ribu botol miras kemudian dimusnahkan.

“Puluhan ribu botol ini didapatkan dari berbagai tempat hiburan sampai ke tempat penjualan, seperti cafe, distributor, toko-toko jamu yang menyediakan minuman beralkohol, kita sisir mulai dari kafe, distributor, sampai ke warung-warung kecil dan toko jamu,” katanya.

Hasilnya, sebanyak 22.927 botol miras, 43 jerigen, dan 10 plastik miras didapat polisi.

“Operasi ini dalam rangka untuk mengantisipasi maraknya peredaran minuman keras beralkohol dan penyakit masyarakat menjelang Nataru, dalam operasi pekat maung 2021 Polda Banten berhasil mengamankan 22.927 botol miras, 42 jerigen miras, dan 10 plastik miras,” ujarnya.

Operasi ini, lanjut Rudy, tidak hanya fokus pada pemberantasan miras. Namun beberapa tindak kejahatan lain seperti berandal jalanan ikut disikat.

“Kami juga dalam operasi pekat maung 2021 mengamankan berandal jalanan yang sangat meresahkan masyarakat, Polda Banten dan Polres jajaran mengungkap kasus berandal jalanan sebanyak 49 kasus diantaranya para kelompok pelajar, kasus prostitusi sebanyak 14 kasus diantaranya yaitu prostitusi berkedok panti pijat,” katanya.

(zka/red)

KOMENTAR